Kota Bandung Raih Lima Kategori Penghargaan Kota Terbaik IAI 2017

1916
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG – Kota Bandung didaulat sebagai kota nomor satu terbaik se-Indonesia dalam ajang penghargaan Indonesia’s Attractiveness Award (IAI) 2017.  Penghargaan ini menambah 267 penghargaan lainnya yang telah diraih Kota Bandung selama kepemimpinan Ridwan Kamil dan Oded M. Danial.

Penghargaan dengan kategori berbeda itu diterima langsung oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil. Penghargaan the most attractiveness region diserahkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia Thomas Trikasih Lembong, Direktur Utama PT. Tempo Inti Media Arif Zulkifli dan CEO Frontier Consulting Group, Handi Irawan di Java Ballroom Westin Hotel, Jalan Rasuna Said kav. C 22 Kuningan Jakarta, Jumat, 29 September 2017.

Penghargaan IAI 2017 sebagai kota terbaik kategori pariwisata, kota terbaik kategori Infrastruktur, kategori kota terbaik per region MP3EI dan kategori indeks secara keseluruhan masing-masing diserahkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Industri dan Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Pengelola Sistem Informasi Pelayanan Publik, Muhammad Imanudin dan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian dalam Negeri Republik Indonesia, Zudan Arif Fakrulloh.

Usai menerima penghargaan Wali Kota Bandung menyampaikan ucapan syukur atas diraihnya penghargaan tersebut. “Alhamdulillah hari ini mendapat lima penghargaan terbaik se-Indonesia. Ini menyemangati kita bahwa pembangunan Kota Bandung sudah berjalan di rel yang benar,” ucapnya.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan semua hasil yang diperoleh karena kepemimpinan amanah dan rakyatnya juga taat aturan. “Semua kompak bergerak bersama maka hasilnya akan seperti ini,” katanya.

Data dari situs www.indonesiaattractiveness-award.com menunjukkan, Kota Bandung menjadi kota nomor satu sebagai kota terbaik dengan Index Total 90.19 kriteria platinum. Nomor satu untuk kategori pariwisata dengan index pariwisata 95.30 di atas Kota Denpasar dengan index pariwisata 87.65 dan Kota Yogyakarta dengan index pariwisata 85.68. Nomor dua sebagai kota terbaik untuk kategori infrastruktur dengan index infrastruktur 99.21 di bawah Kota Surabaya dengan index infrastruktur 99.66. Terakhir, kota terbaik per region dengan index total 90.19 tertinggi dari kota manapun di Indonesia.

Penghargaan tersebut diperoleh dari hasil pengukuran dan observasi terhadap daya tarik setiap daerah di Indonesia. Sektor yang diperhatikan, sektor investasi, layanan publik, infrastruktur dan pariwisata oleh Frontier Consulting Group dan Tempo Media Group. Ini  untuk memberikan gambaran daya tarik setiap kabupaten maupun tingkat provinsi.

Keseluruhan pengukuran dan observasi ini disebut Indonesia’s Attractiveness Index. Dari 508 kabupaten kota frontier menyaringnya menjadi 136 kabupaten/kota yang lolos menjadi nominasi. Penyaringan itu dilakukan berdasarkan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masing-masing kota.

Terpilihnya Kota Bandung dalam penghargaan ini, menunjukkan daya tarik yang tinggi dan potensi besar Kota Bandung. Potensi ini untuk menarik investor dan pelaku bisnis dalam memajukan perekonomian daerah, pertumbuhan ekonomi dan daya saing kota-kota Indonesia. Hal ini tentunya sangat ditentukan oleh kemajuan dan daya saing masing-masing daerah.

Sebagai kota tujuan investasi, Kota Bandung memberikan kesempatan yang besar bagi investor untuk menanamkan investasinya di berbagai sektor. Inilah yang berimplikasi pada terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan daerah, dan sekaligus menaikkan tingkat konsumsi masyarakat. Caranya dengan memperbaiki infrastruktur seperti jalan, listrik, dan komunikasi untuk proses distribusi dan akses terhadap suatu pelayanan.

Strategi Kota Bandung membenahi sektor infrastruktur ini berimplikasi terhadap sektor pariwisata yang memberikan kontribusi besar terhadap Pendapatan Asli Daerah, Kota Bandung mampu menarik turis dari dalam negeri maupun mancanegara yang mampu memberikan pemasukan besar sehingga meningkatkan pajak daerah dan menggairahkan ekonomi setempat baik sektor perdagangan, transportasi, akomodasi, dan lainnya.

Terkait dengan pembenahan infrastruktur, Ridwan mengatakan Bandung masih ada beberapa pekerjaan rumah. “Sisa transportasi yang masih saya kejar di sisa waktu saya, Insya Allah dalam hitungan minggu kita akan groundbreaking LRT atau cable car. Jika itu sudah ada, peta Bandung yang lengkap dan modern ini sudah baik,” katanya.

Refleksi terhadap kemajuan Kota Bandung juga dapat dilihat dari Indeks Kebahagiaan Kota Bandung tahun 2017 sebesar 73,42 (sangat bahagia). Sementara itu, kepuasan publik terhadap layanan-layanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bandung dari hasil survei Indonesia Strategic Institute (Instrat) Kepuasan publik tertinggi pada pembangunan bidang infrastruktur sebesar 62 perse. Ini diberikan masyarakat kota Bandung terkait nilai kepuasaan terhadap perubahan dan kinerja yang dirasakan yakni taman, pembangunan insfratuktur, trotoar, jalan bagus, tata kota, alun-alun, Flyover Antapani, dan kebersihan. (jat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here