Akhirnya Sengketa Lahan Wisma Latimojong Mendapat Titik Terang

466
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Perkembangan masalah sengketa lahan dan bangunan Mess Mahasiswa Latimojong yang beralamat di Jl. Dr. Semeru Kel. Kebon Kalapa Kec. Bogor Tengah Kota Bogor, antara Pemprov Sulawesi Selatan dengan Yayasan Pendidikan Islam Al Ghazali Bogor sudah mendapatkan titik terang.

Berdasarkan Surat Himbauan yang ditandatangani langsung oleh Sekda Pemprov Sulawesi Selatan tanggal 7 September 2017 yang ditujukan kepada Ketua Pengurus dan Penghuni Asrama/mess Latimojong di Bogor, berisikan :

1.) Bahwa Pemprov Sulawesi Selatan telah menghimbau kepada Ketua Pengurus dan para penghuni Mess Mahasiswa Latimojong untuk segera mengosongkan dan meninggalkan Mess Latimojong, untuk kemudian dapat segera menempati rumah hunian sementara yang sudah disiapkan oleh pihak Pemprov Sulawesi Selatan yang beralamat di Kp. Curug RT. 002/001 Kel. Curug Kec. Bogor Barat Kota Bogor.

2.) Bahwa Pemkot Bogor juga telah aktif berupaya mengakomodir kebutuhan mahasiswa Sulsel, salah satunya adalah dengan mempersiapkan lahan pinjam pakai seluas 820 m2 untuk dibangun asrama mahasiswa Sulawesi Selatan di Jl. Perintis Kemerdekaan Kelurahan Kebon Kalapa kota Bogor.

3.) Bahwa proses pengosongan mess Latimojong adalah memang harus dilaksanakan, sebagai tahap penyempurnaan dari pembacaan eksekusi yg telah dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Bogor di Mess Latimojong terdahulu pada hari Kamis Tanggal 27 April 2017 Sesuai Penetapan PN Bogor Nomor: 17/ Pdt/ eks/ 2016/ PN.Bgr jo. No.61/ Pdt.G/ 2012/ PN. Bogor, tanggal 30 Desember 2016.

Dengan demikian, tanah dan bangunan rumah di atasnya seluas ± 986 m2 yang terletak di Jl. Dr. Sumeru No.27 Kel. Kebon Kelapa Kec. Bogor Tengah Kota Bogor berdasarkan Sertifikat Hak milik (SHM) No.619/ Panaragan tersebut, adalah memang secara sah dimiliki oleh Yayasan Al Gazhali. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here