TIRANI PENDIDIKAN DI KEPEMIMPINAN SAID ASSAGAF

122
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Dinilai pendidikan tidak merata untuk anak Maluku. Pergerakan Pelajar Maluku (PPM) menilai tirani pendidikan di kepemimpinan Gubernur Maluku Said Assagaf

“Ini tirani pendidikan namanya karna anggaran pendidikan untuk para koleganya saja” kata Ketua Umum PPM Rimbo Bugis pada Rabu (6/9/2017) via Whatsapp nya

Ia menilai Gubernur Maluku Said Assagaf memperlakukan anak Maluku yang tidak dia kenal seperti Belanda perlakukan orang miskin di jaman penjajahan.

“Seperti kita hidup di jaman penjajahan Belanda juga dimana anak orang miskin yang tidak mereka kenal tidak di ijinkan sekolah. Yang bersekolah hanyalah anak para pejabat dan orang orang kraton” tegas Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Jakarta tersebut.

Ia melanjutkan kalau kondisi ini tidak bisa di biarkan, karna ini adalah tirani atau penindasan hak orang untuk menjadi pintar. Bukan hanya orang kaya dan anak pejabat saja yang harus bersekolah tinggi.

“Adanya pemerintahan untuk melihat orang yang ekonominya tidak mampu tapi mampu dalam belajar. Anak miskin yang pintar harus di lihat jangan seperti pemimpin penjajah” tambahnya.

Pembukaan undang undang jelas bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa begitu juga dalam UU diatur dengan jelas tentang peran negara untuk pendidikan anak bangsa dalam hal ini termasuk pemerintaha  daerah termasuk Gubernur.

Apabila kondisi daerah seperti ini maka pergerakan pelajar Maluku tidak pernah akan diam untuk menyuarakan melawan tirani tersebut. Ia berjanji akan kejar Gubernurnya meskipun hinga ke lobang tikus sekalipun. (*rimbo/rohani)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here