Diduga Ada Pungli Berkedok Tabungan Dan Uang Kas Di PKH Kecamatan Pamijahan

314
0
SHARE
Anggota Keluarga PKM saat dimintai keterangan

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Ternyata pungli dana PKH yg dilakukan ketua kelompok KPM bukan saja terjadi di kecamatan di kec Dramaga, ciomas dan tenjo saja, namun hal tersebut diduga terjadi di Desa Purabakti kecamatan Pamijahan.

Menurut informasi, Desa Purwabakti kec Pamijahan ketua kelompok KPM di desa tersebut semula mengutip 170.000/KPM, namun setelah berita maraknya pungli PKH, akhirnya ketua kelompok PKH di Desa tersebut mengembalikan uang sejumlah 40.000, tidak menutup kemungkinan hal serupa juga terjai di desa lainnya di wilayah kecamatan Pamijahan.

Hal tersebut di tuturkan oleh salah satu KPM yang namanya enggan di sebutkan dan memohon agar kasus ini jangan diberitakan.

“Dipotongnya bukan dari pihak sana, tapi dari pihak sini (ketua kelompok PKH), motongnya pas arah pulang di mobil, alasanya untuk uang kas, tabungan dan ongkos transportasi,” ungkapnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh N, Ketua Kelompok KPM Desa Purabakti bahwa pungutan itu benar adanya dengan alasan untuk tabungan dan uang kas, belum lagi untuk transportasi dan snack.

“mereka (anggota) saya salah paham,itu bukan di potong, tapi itu diambil untuk uang kas dan tabungan (100rb),ongkos (25rb) dan snack (5000), saya kembalikan ke peserta 40rb,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Miftahudin selaku kordinator pendamping PKH yg di tugaskan di kecamatan Pamijahan menyangkal adanya pungutan dalam bentuk apapun. Dan dirinya sudah klarifikasi ke tingkat Kecamatan dan Desa

“Intinya dalam permasalahan ini, kami sudah klarifikasi baik tingkat desa maupun kecamatan. Adapun statement kami sudah kita sampaikan diatas tidak ada pungutan 170 ribu”, ujarnya.

Semula distribusi dan penyaluran dana program PKH melalui kantor pos indonesia, yang saat proses pengambilanya cukup menyita waktu,akhirnya pemerintah bekerjasama dengan Bank Nasional Indonesia untuk memberikan kemudahan disaat pencairan dimanapun peserta KPM bisa melakukan pencairan tidak hanya di satu titik atau dengan kata lain PKH non tunai.

Dengan program non tunai tersebut, kpm hanya di berikan alat transaksi Kartu ATM, selain dapat mempermudah, juga dapat meminimalisir tingkat dugaan pungli yang dilakukan Oknum tidak bertanggunga jawab. Namun berbagai cara dilakukan oleh Oknum tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan keuntungan dari hasil pungutan tersebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here