Kasie Pemerintahan Kecamatan Ciawi Ngaku Kecolongan

120
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Ciawi, Bambang Rusantono mengaku kecolongan perihal alokasi dana bantuan Provinsi Jabar (Banprov) untuk sejumlah desa di wilayahnya karena hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui dana tersebut telah dicairkan.

” Saya tidak mengetahui kalau dana Bamprov Jabar sudah cair karena pihak desa tidak memberitahukan sama sekali alias kecolongan,” ungkap Bambang saat ditemui dikantornya pada Senin (04/09/2017).

Harusnya, kata dia lagi, pihak desa memberikan informasi agar bisa dilakukan pengawasan. Apalagi, sambungnya, ada desa yang sudah melakukan pembangunan menggunakan dana Banprov untuk rehabilitasi kantor desa yakni Desa Telukpinang.

” Pembongkaran kantor desa itu tentu harus ada berita acara pembongkaran, dan dilokasi dipasang papan proyek sehingga tidak menimbulkan asumsi publik,” imbuhnya.

Sekertaris Desa Telukpinang, M Irwandi mengakui memang pihak desa belum memberikan informasi atau koordinasi dengan kecamatan. Ia juga beralasan, tidak di pasangnya papan informasi atau papan proyek dilokasi karena tidak ada intruksi.

” Kami tidak membuat berita acara dan memang tidak ada papan proyek (informasi, red). Pembongkaran dilakukan pada Sabtu tanggal 02 September 2017,” tuturnya.

Lebih lanjut, Irwandi menjelaskan, dana Banprov Jabar yang dialokasikan untuk rehabilitasi kantor desa mencapai Rp130 juta, sedangkan sisanya Rp20 juta akan dipergunakan untuk pembangunan drainase di wilayah RT02/02.

” Total dana Banprov Jabar yang diterima Rp150 juta. Usulannya memang untuk rehab kantor desa dan drainase,” pungkasnya. (RFS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here