Kebersamaan Warga Sinarsari Dalam Penyembelihan Hewan Qurban Dalam Pemaknaan Idul Adha Yang Utuh

160
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Warga Komplek Alam sinarsari Desa Sinarsari Kecamatan Daramaga, Kabupaten Bogor sembelih 17 ekor sapi dan 26 ekor kambing di thn 2017M/1438H bergandengan tangan dengan warga sekitar dalam lakukan prosesi penyembelihan hewan qurban di pelataran mesjid ANNUR.

Warga RW 04 komplek sinarsari, idul adha kali ini hanya menyumbangkan 17 ekor sapi (3.560 bungkus) dan 23 ekor kambing (319 bungkus) untuk dijadikan Qurban, dengan jumlah mustahik sapi 3.560 orang biasanya di tahun sebelumnya mencapai 20 ekor sapi dan 23 ekor kambing dgn jumlah mustahik 4000 orang.

“Hari ini sampai jam 09.00 baru 17 ekor sapi kambing 23, dan biasanya tahun lalu 20 sapi kambing 43 ekor dan ini khusus warga komplek yg berkurban dan semuanya mulai penyembelihan sampai pembagian ke mustahik dan warga semuanya dilakukan bersama sama oleh warga komplek dan warga sekitar secara sukarela,” tutur Endin, Panitia Qurban sekaligus ketua RW 04.

Dengan momen idul Adha ini dijadikan ajang silaturohim dan gotong royong ‘ukuwah’ oleh semua warga yang berada di komplek maupun di luar komplek, nampak nuansa hangat dan keakraban terjalin.

Hal serupa di pertegas oleh imam masjid Annur ustad Solahudin AlAyubi.

“Idul itu momenya Ukuwah/persaudaraan, sebenarnya bukan idul kurban saja, ibadah haji itu kan berdekatan, haji, kurban dan semuanya itu mengajarkan kepada ukuwah,bagaimana orang pergi haji semuanya sama di hadapan tuhan, dengan memakai baju yang sama tidak mengenal kaya, miskin, pejabat dan jelata. Terus daging Qurban ini dibagi – bagi, itu juga menunjukan ukhuwah oleh karna itu dari momen ukhuwah ini seharusnya tidak dimaknai sekedar bagi – bagi daging saja”, jelasnya.

Disela – sela acara prosesi pemotongan hewan kurban ini ustad Solahudin AlAyubi memberi kritikan sekaligus tudingan terhadap segelintir orang yang tidak rela umat Islam hidup damai dan berdampingan satu dengan yg lainnya yang ada di Indonesia khususnya yang ada di kota Bogor, yang baru – baru ini terjadi perselisihan.

Dirinya meyakini hal ini terjadi adanya provokasi dari segelintir orang yang ingin menggali keuntungan dalam situasi saat ini.

“Umat islam harusnya sadar bahwa mereka itu agamanya sama, tuhanya sama, nabi terakhirnya nya sama,kitabullahnya sama, jadi jangan terlalu banyak perselisihan seperti yang terjadi di Kota Bogor, kasus yang terjadi kan itu hanya kesalahpahaman yang sebetulnya tdk perlu terjadi,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here