Begini Cara Laskar Dewa Memaknai Idul Adha

75
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Berkurban saat hari raya Idul Adha dianjurkan sangat kepada siapa saja umat muslim yang sudah mampu dalam hal ekonomi. Dalam sejarahnya, disebutkan dalam Al Qur’an, Allah memberi perintah melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail.
Disebut dalam Al Qur’an bahwa Ibrahim dan Ismail mematuhi perintah tersebut dan tepat saat Ismail akan disembelih, Allah menggantinya dengan domba.” Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”.

Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (Ash Shaaffaat: 102-107)”

” Dari petikan ayat Al Qur’an tersebut, kita dapat menarik tiga makna dalam berkurban seperti yang diperlihatkan dari keteguhan serta ketabahan hati yang dimiliki Nabi Ibrahim,” ujar Dewan Pembina Laskar Demokrasi Warga (Laskar Dewa) Gus Fauzi Ali Hanafi, Jumat (01/09/2017).

Ia menambahkan, makna berkurban adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berkurban itu, sambungnya, berarti kesunggguhan manusia dengan menyerahkan segalanya kepada Allah Sang Pencipta. Seperti misalnya Nabi Ibrahim yang telah mengikhlaskan Putranya (Nabi Ismail) yang sesungguhnya sangat beliau cintai, dengan perintah Allah maka beliau rela untuk mengurbankan putranya tersebut.

” Hal ini tentunya merupakan wujud dari penyerahan dirinya kepada Allah SWT,” tambahnya.

Dengan cara berkurban, kata dia lagi, diajarkan untuk berbagi kepada para mukmin lain, yang pastinya mereka kurang mampu. sepeti misalnya yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa Allah SWT selalu mempunyai alasan yang sangat kuat untuk memerintahkan para hambanya (manusia) untuk berkurban. Dengan adanya kurban ini kaum muslim yang kurang mampu juga ikut merasakan bagaimana indahnya islam dengan adanya hari kurban tersebut.

” Dengan berkurban keikhlasan dari manusia itu pastinya diuji, diuji dari sifat rakus dan tamak akan harta dunia yang mereka senangi. Kurban itu berarti memberikan apa yang telah kita cintai (duniawi) serta apa yang kita sayangi, dalam hal ini adalah harta yang kita miliki,” imbuhnya.

Seperti diketahui, di perayaan Idul Adha 2017 ini Laskar Dewa memotong 30 ekor sapi yang dibagikan kepada setiap desa di Kabupaten Bogor untuk dibagikan kepada ribuan mustahik daging qurbannya. Puluhan ekor sapi tersebut merupakan pemberian H Gus Fauzi Ali Hanafi selaku Ketua Dewan Pembina Laskar Dewa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here