KPAI Diminta Surati Kapolresta Bogor Terkait Kasus Pencabulan Di TK Mexindo

165
0
SHARE
foto: detik

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Kasus dugaan pencabulan pada QZA (5) di TK Negeri Mexindo yang telah dilaporkan oleh MF Ibu Korban pada 12 Mei, hingga kini 31 Agustus kasus pencabulan tersebut masih dalam penanganan pihak polresta Bogor Unit PPA.

Menyikapi kasus tersebut yang sudah 3 bulan lebih masih belum selesai, MF Ibu Korban dengan didampingi oleh kuasa hukumnya Prastyo Utomo mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk meminta KPAI menyurati Polresta Bogor agar segera menetapkan terlapor U menjadi tersangka, karena dirasa sudah mencukupi bukti untuk naik ke persidangan.

“Sebenarnya Kasus ini sudah sampai ke Polresta Bogor, tapi sampai saat ini belum ada penetapan sebagai tersangka,” ujar Retno Listyarti Komisioner KPAI Bidang Pendidikan (31/8/2017).

Retno mengatakan Keluarga korban bersama Kuasa Hukumnya sambil memberikan sejumlah bukti berupa dokumen kepada KPAI sebagai tambahan bukti, meminta KPAI menanyakan kepada Kapolresta Bogor perihal belum ditetapkannya tersangka dalam kasus tersebut.

“Kami diminta membantu menyurati Kapolresta Bogor terkait dengan mengapa belum ditetapkan tersangka dalam kasus ini. Keluarga korban juga memberikan bukti bukti termasuk visum, jadi kami tadi dapat sebundel data,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here