Pentingnya Wadah Organisasi Profesi Wartawan Dalam Menjalankan Tugas Yang Penuh Resiko

183
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | OPINI – Organisasi profesi wartawan yang ada saat ini, diharapkan mampu mengakomodir aspirasi para wartawannya termasuk memberikan penguatan dalam perlindungan hukum saat menjalankan profesinya, hal itu telah diamanahkan dalam pasal 8 UU RI No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, dalam Menjalankan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum, disamping itu, Organisasi profesi wartawan selayaknya mengedepankan diskusi tayang berita, agar dapat kesimpulan layak dibaca masyarakat pada umumnya sehingga berita-berita yang disajikan bukan berita yang bersifat hoax tetapi berita yang memiliki landasan fakta dan bertujuan memberikan edukasi bagi masyarakat.

peryataan ini diperoleh dari Advokat Insank Nasruddin, SH sekaligus sebagai Sekretaris Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) kabupaten Bogor saat bincang-bincang di Padjadjaran Suites Hotel & Conference Kota Bogor, Kamis 24 Agustus 2017.

Insank mengatakan “wartawan wajib mencerdaskan masyarakat melalui pemberitaan, serta menyikapi kinerja pemerintah, di khususkan terhadap pelayanan kepada masyarakat dalam hal pengelolaan uang rakyat secara tepat dan benar, tujuannya agar masyarakat secara nyata dapat merasakan fasilitas-fasilitas umum yang dibangun oleh pemerintah dengan menggunakan uang rakyat berdasarkan anggaran dan perencanaannya,” terangnya.

“Disisi lain PWRI Kab. Bogor adalah wadah organisasi wartawan sejatinya menjadi rumah bersama bagi para wartawan/jurnalis dalam mengaktualisasikan gagasan-gagasannya, berangkat dari hal tersebut tentu kepentingan organisasi tidak boleh ditunggangi oleh kepentingan politik atau kepentingan sepihak dari oknum pengurusnya. Belajar dari perjalanan sebelumnya, PWRI Kab. Bogor sempat terjadi kevakuman sesaat disebabkan persoalan internal dan Alhamdullilah persoalan tersebut tidak berlangsung lama dalam menemukan solusi dan solusinya kami berkoordinasi dengan DPP PWRI dan DPP PWRI mengambil tindakan tegas pemecatan secara organisasi terhadap oknum-oknum pengurus PWRI Kab. Bogor terdahulu yang tidak etik dan melanggar peraturan organisasi PWRI, sehingga pada kesempatan ini, saya Insank Nasruddin, SH menegaskan struktur pengurus PWRI Kab. Bogor telah berubah dan diisi oleh wajah-wajah baru yang memiliki integritas, kredibilitas, dan kecakapan dalam berorganisasi,” tegasnya.

“harapannya tentu struktur baru ini, akan membawa perubahan berorganisasi, program terencana yang wajib direalisasikan oleh para anggota dan bermitra dengan para pembuat kebijakan, Muspida & Muspika khususnya dikabupaten Bogor, agar mendapatkan informasi tepat, akurat untuk kelayakan pemberitaan berimbang,” lanjut insank.

“Implementasi program awal kepengurusan baru PWRI Kab. Bogor, konkritnya kami menerima, menampung serta menyikapi semua laporan para wartawan yang tergabung dalam PWRI Kab. Bogor atau pengaduan masyarakat berkaitan dengan kebijakan pemerintah maupun pada tataran penegakkan hukum serta kami fokus mengawal implementasi anggaran rakyat, serta memproteksi kinerja para aparatur sipil negara dalam melayani masyarakat, sesuai petunjuk presiden Joko Widodo dalam nawa cita,” harapnya. (TYr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here