PRA REKONSTRUKSI KASUS TK MEXINDO

231
0
SHARE

SIARAN PERS
TIM HUKUM DAN ADVOKASI SANG PEMBELA
“SUGENG TEGUH SANTOSO”

Bogor, sehubungan dengan kasus kekerasan seksual di kota bogor, tim hukum dan advokasi sugeng teguh santoso selaku kuasa hukum dari MF, ibu korban kekerasan sexual di TK Mexindo, menegaskan bahwa, seharusnya saat ini segera ditetapkan tersangka sehubungan dengan perkara itu., karena perkara tersebut sudah hampir setengah tahun, namun belum juga ditetapkan tersangka.

sampai saat ini tim hukum dan advokasi sugeng teguh santoso yang dikoordinasikan oleh prasetyo utomo telah melakukan pendampingan Perkara Nomor : LP/476/V/2017/JBR/RESTA BOGOR KOTA tersebut, sejak awal agustus 2017, pada tanggal 23 agustus 2017 telah dilakukan Pra Rekonstruksi di TK Mexindo, yang berdasarkan proses pemeriksaan di kepolisian sebagai tempat kejadian perkara. Sehubungan dengan hal tersebut tim hukum dan advokasi mengapresiasi Kepolisian Resor Bogor Kota, namun disisi lain tim hukum dan advokasi sang pembela juga mempertanyakan mengenai mengapa belum ada penetapan tersangkan, dan mengapa perkara a quo tidak segera dibawa ke meja hijau, sedangkan sudah banyak saksi yang diperiksa, dan bukti visum juga sudah ada.

Sehubungan dengan hal itu, maka Tim Hukum Dan Advokasi Sang Pembela Sugeng Teguh Santoso menyatakan sikap:

1. Mendesak kepolisian resot bogor kota agar segera melakukan penetapan tersangka, sehubungan dengan perkara Nomor : LP/476/V/2017/JBR/RESTA BOGOR KOTA, karena sejak dilaporkan tanggal 12 mei 2017 sampai saat ini perkara tersebut belum memberikan keadilan bagi korban;

2. Mendesak Kapolri untuk memberikan atensi sehubungan dengan perkara Nomor : LP/476/V/2017/JBR/RESTA BOGOR KOTA, karena hal ini adalah sehubungan dengan perlindungan anak yang merupakan salah satu problem hukum di Indonesia yang menjadi prioritas bagi para penegak hukum untuk ditangani dan untuk segera diselesaikan melalui proses hukum di pengadilan, sebagai wujud pemenuhan hak bagi anak.

3. Mengundang publik untuk turut serta melakukan pengawasan dan pengawalan kasus tersebut, karena kasus itu telah mengakibatkan seorang anak di indonesia mengalami trauma psikis dan trauma fisik
Demikian siaran pers ini.
Hormat kami,
TIM HUKUM DAN ADVOKASI SANG PEMBELA “SUGENG TEGUH SANTOSO”
Sugeng Teguh Santoso, S.H.

Prasetyo Utomo, S.H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here