Kak Seto Datangi Polresta Bogor Dan P2TP2A Pertanyakan Perkembangan Kasus pencabulan Di TK Negeri Mexindo

345
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kasus Pencabulan anak berumur 5 tahun di TK Negeri Mexindo kini sedang menjadi perbincangan hangat masyarakat. Pasalnya kasus tersebut sudah 3 bulan berlarut, namun kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian Polresta Bogor Unit PPA dan korban QZA masih belum mendapat kejelasan hukum.

Diketahui terlapor adalah seorang Oknum PNS penjaga sekolah TK Negeri Mexindo dan MF ibunda korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Bogor pada 12 Mei 2017 dengan menyerahkan barang bukti berupa hasil visum, darah pada celana dalam QS, video pengakuan korban yang menunjuk siapa pelakunya, dan saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.

MF juga sempat meminta permohonan bantuan dan pendampingan kepada Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia pada melalui rekannya pada tanggal 29 Juli.

Menindak lanjuti permohonan MF kepada LPAI, Kak Seto bersama Reza Indragiri Kabid Pemenuhan Hak Anak, dan Frans Sondang Satgas advokasi & Reformasi Hukum LPAI, mendatangi Polresta Bogor dan P2TP2A (22/08) untuk mempertanyakan hasil perkembangan dan penanganan Kasus pencabulan yang dialami oleh QZA, Karena dirasa sudah mencukupi bukti namun belum adanya penetapan terlapor menjadi tersangka.

Frans menganggap saat ini Polresta Bogor mulai serius menangani kasus pencabulan di TK Negeri Mexindo tersebut.

“Kami menganggap pihak kepolisian mulai serius menangani kasus ini, apalagi hari ini juga mereka sudah berkomunikasi dengan kami. Kami juga akan terus menyemangati polresta dalam segala hal sebagai dasar penahanan tersangka”, ujarnya kepada bharatanews (22/08).

Ia juga mengatakan telah membangun kesepakatan dengan P2TP2A untuk pendampingan berkelanjutan kepada Korban.

“Bersama P2TP2A, LPAI membangun kesepakatan untuk melakukan pendampingan berkelanjutan bagi korban terutama trauma healing”, tuturnya.

Ia berjanji akan terus mengawal kasus Pencabulan di TK negeri Mexindo hingga selesai.

“LPAI juga akan mengawal penyelesaian kasus ini sampai selesai dengan berpihak pada kepentingan terbaik anak”, tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here