Lagi, PMII Tuntut Satpol PP Benahi Kinerja

87
0
SHARE

 

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bogor kembali beraspirasi guna mengkritisi kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Bogor yang dinilai kurang maksimal dalam menjalankan tugas sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda). Aksi tersebut digelar di depan Balaikota, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (14/08/17).

Dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa menuntut ingin bertemu Wali Kota Bogor, Bima Arya dengan menerobos pintu masuk tanpa penjagaan dari Satpol PP Kota Bogor. Para mahasiswa itu pun kemudian menyampaikan tuntutannya di Halaman Plaza Balaikota.

“Kami tidak mundur, tidak ada yang bisa menghalangi kami,” teriak orator saat menerobos masuk pintu Balaikota Bogor.

Wakil Ketua II PMII Cabang Bogor, Isna Zulkhaidar mengatakan, sejak hari kemarin PMII meminta kejelasan terkait kinerja Satpol PP Kota Bogor yang tidak lepas berbicara tugas dan fungsi dari penegak Perda.

“Ada kinerja yang dilupakan Satpol PP sehingga dikatakan lalai dalam bertugas. Kita pun mengkritisi dari hasil kajian kita, yang dikritisi beberapa dari hasil kinerja Satpol PP terkait Tempat Hiburan Malam (THM), banner liar, vandalisme, atau pun tempat-tempat yang menjadi hak pengguna jalan, itu dilalaikan. Tak hanya itu, juga tidak terlepas dari pungli-pungli yang terjadi di pasar yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor,” ujarnya.

PMII Cabang Bogor kembali beraspirasi guna mengkritisi kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Bogor.

Terkait tindakan pungutan liar (pungli) yang dilakukan Satpol PP Kota Bogor, Isna menuturkan bahwa pihaknya telah menelusuri dan menginvestigasi tindakan pungli tersebut dengan menanyakan kepada beberapa pedagang yang menjadi korban pungli.

“Ada beberapa pedagang yang kita sudah tanyakan. Mereka itu beberapa kali melakukan setoran kepada Satpol PP. Tidak terlepas juga ketika Hari Raya, Satpol PP juga menarik setoran. Itu yang kita tidak suka. Sudah jelas pusat tidak suka dengan pungli, tapi hari ini Satpol PP melakukan pungli,” ungkap Fredi.

Dirinya menegaskan, jika Satpol PP masih melakukan hal tersebut, pihaknya akan terus menuntut kepada Kasatpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi untuk turun jabatannya lantaran sudah tidak amanah.

“Dia yang diberi tugas menjadi Kasat, tapi sejauh ini tidak ada perkembangan untuk Kota Bogor, melainkan malah memperburuk,” pungkasnya. (mel/hei)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here