Gedung SDN Pabrik Es Memprihatinkan, Komite Pungut Iuran Dari Orang Tua Murid

169
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kondisi SDN Pabrik Es Kota Bogor Memprihatinkan, membuat Komite Pungut Uang iuran dari Orang Tua Murid

SDN Pabrik Es Kota Bogor kondisinya sangat memprihatinkan banyaknya atap kelas dan ruangan yang sudah berlubang terkesan terbelakangnya pembangunan disekolah tersebut.

Namun belakangan ini beredar kabar bahwa sekolah tersebut memungut iuran melalui Komite untuk sarana perpustakaan sebesar 20.000-25.000/siswa, khusus untuk siswa kelas 1 50.000/siswa kelas.

Hal tersebut dikeluhkan orangtua siswa yang enggan disebut namanya, bahwa adanya pungutan komite untuk perpustakaan yang nominalnya kalau dihitung global cukup fantastis nilainya,hal itu juga dibenarkan oleh ibu Kamila yg semula dirinya eggan memberikan keterangan dan bahkan ia mengaku sebagai wakil komite,namun setelah kami telusuri lebih lanjut ternyata Kamila tersebut benar ketua Komite sekolah,dan pada akhirnya menjelaskan terkait hal tersebut,

“betul kita pungut iuran partisipasi,gak masalah sih kalo gak ngasih kata sayakan ‘yang merasa terpaksa ngasih ya gak usah’ ya kalo merasa mau berbagi kenapa tidak,” katanya, Senin (7/8)

Selain itu masih adanya pungutan lain yg di bebankan ke orangtua siswa,Iuran dilakukan untuk beaya perpisahan, jalan-jalan dan Ijazah yang dipungut setiap satu bulan sekali sebesar Rp. 150.000,.

terkait jalan-jalan tersebut ketua komite juga membenarkan bahwa diadakan study tour setahun sekali yang pembiayaannya ditanggung oleh orangtua, yang nominalnya tergantung jalan-jalanya kemana,

“tahun kemarin sih ke Jungle Land ya, sekalian perpisahan kelas 6, yang mau ikut mangga, yang tidak juga gak apa-apa, namun tahun lalu saya gak ikut,” ujarnya.

Disamping itu orang tua siswa juga menginformasikan bahwa adanya pungutan pembiayaan untuk Lembar Kerja Siswa (LKS) pada tahun lalu, dengan nominal Rp. 80.000/ 10 LKS.

Namun disaat hendak dikonfirmasi oleh wartawan terkait pungutan tersebut langsung dengan kepala sekolah Sri Welas, beliau sulit untuk di temui dengan alasan sibuk rapat,yg akhirnya kami pintai keterangan melalui pesan WhastApp,dan ia hanya memberikan arahan dgn mengatakan, untuk meminta keterangan dan informasi sebaiknya juga kepada Bpk.Sobari sebagai guru senior disekolah yg lsekarang menjabat kepala sekolah di SDN Pengadilan 5.

Sri Welas “Maaf untuk keterangan dan informasi sebaiknya silahkan juga Tanya ke guru Senior dan paling lama di SDN Pabrik Es bapak Sobari . Beliau pasti lebih tahu segalanya, apalagi sudah pernah menikmati fasilitas sekolah, dalam arti pernah tinggal di sekolah,” tulisnya.(Heri.s)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here