Home Berita Utama KSU Karya Mandiri Gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Di Kemuning Gading Bogor

KSU Karya Mandiri Gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Di Kemuning Gading Bogor

148
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri menggelar Rapat Angota Tahunan (RAT) di Kemuning Gading Bogor (09/08). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua KSU Karya Mandiri Atty Somaddikarya, Kadiskop Anas, dan Balon Walikota Dadang Danubrata.

Dalam Rapat Anggota Tersebut, Ketua KSU Karya Mandiri, Atty Somardikarya menagih janji Kadiskop untuk memberikan dana hibah pemodalan ussha untuk perempuan Kota Bogor.

“Kita akan tagih janji Pa Kadoskop untuk memberikan dana hibah pemodalan untuk Peremuan Kota Bogor. Jangan ditunda, kita minta uang rakyat yanh harus dinikmati oleh rakyat juga”, tuturnya.

Atty menerangkan selama 21 tahun KSU Karya Mandiri berdiri, sekalipun tidak pernah meminta bantuan kepada pemerintah. Kali ini dirinya meminta pemerintah untuk memperhatikan anggota KSU Karya Mandiri.

“Selama 21 tahun Koperasi kita berdiri, kita tidak pernah meminta bantuan sedikitpun dari pemerintah. Kali jni kita minta pemerintah memberi uanh rakyat kepada KSU mandiri”, tuturnya.

Ketua Koperasi yang telah memiliki anggota sebanyak 13.000 ditahun 2017 tersebut juga meminta Koperasi abal-abal dihapuskan.

“Saya juga minta kepada Pak Kadiskop untuk menghapus koperasi yang meresahkan, kalau koperasi yang sehat harus diperhatikan. Karena kita jelas, aset koperasi kita telah mencapai 5,6 Milyar”, tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Anas Kepala Dinas Koperasi Kota Bogor mengatakan ada 869 Koperasi di Kota Bogor, namun yang berjalan dengan baik hanya sekitar 300 Koperasi.

“Di Bogor ada 869 Koperasi, hanya 300 yang berjalan dengan baik, 60% nya sakit. Kemarin kita sudah membubarkan 40 Koperasi yang tidak aktif. Bogor ada 869 koperasi hanya 300 yg berjalan dengan baik, Termasuk KSU Karya Mandiri,” ujarnya.

Anas mengaku bangga kepada KSU Karya Mandiri, hal tersebut dikarenakan KSU Mandiri menjadi 10 Koperasi yang bisa melakukan RAT tepat waktu.
Ia juga akan melakukan pengecakan nama UKM di Kota Bogor dan akan menaikkan bantuannya mencapai 1 juta rupiah.

“Saya akan cek nama – nama UKM, kita naikin menjadi 1 juta rupiah bantuannya”, tandasnya.

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri menggelar Rapat Angota Tahunan (RAT) di Kemuning Gading (09/08)

kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua KSU Karya Mandiri, Kadiskop Anas, Balon Walikota Dadang Danubrata.

Dalam Rapat Anggota Tersebut, Ketua KSU Karya Mandiri, Atty Somaddikarya menagih janji Kadiskop untuk memberikan dana hibah pemodalan ussha untuk perempuan Kota Bogor.

“Kita akan tagih janji Pa Kadiskop untuk memberikan dana hibah pemodalan untuk Peremuan Kota Bogor. Jangan ditunda, kita minta uang rakyat yang harus dinikmati oleh rakyat juga”, tuturnya.

Atty menerangkan selama 21 tahun KSU Karya Mandiri berdiri, sekalipun tidak pernah meminta bantuan kepada pemerintah. Kali ini dirinya meminta pemerintah untuk memperhatikan anggota KSU Karya Mandiri.

“Selama 21 tahun Koperasi kita berdiri, kita tidak pernah meminta bantuan sedikitpun dari pemerintah. Kali jni kita minta pemerintah memberi uang rakyat kepada KSU mandiri”, tuturnya.

Ketua Koperasi yang telah memiliki anggota sebanyak 13.000 ditahun 2017 tersebut juga meminta Koperasi abal-abal dihapuskan.

“Saya juga minta kepada Pak Kadiskop untuk menghapus koperasi yang meresahkan, kalau koperasi yang sehat harus diperhatikan. Karena kita jelas, aset koperasi kita telah mencapai 5,6 Milyar”, tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Anas Kepala Dinas Koperasi Kota Bogor mengatakan ada 869 Koperasi di Kota Bogor, namun yang berjalan dengan baik hanya sekitar 300 Koperasi.

“Di Bogor ada 869 Koperasi, hanya 300 yang berjalan dengan baik, Termasuk KSU Karya Mandiri. 60% nya lagi sakit. Kemarin kita sudah membubarkan 40 Koperasi yang tidak aktif,” ujarnya.

Anas mengaku bangga kepada KSU Karya Mandiri, hal tersebut dikarenakan KSU Mandiri menjadi 10 Koperasi yang bisa melakukan RAT tepat waktu.
Ia juga akan melakukan pengecakan nama UKM di Kota Bogor dan akan menaikkan bantuannya mencapai 1 juta rupiah.

“Saya akan cek nama – nama UKM, kita naikin menjadi 1 juta rupiah bantuannya”, tandasnya.

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Koperasi Serba Usaha (KSU) Karya Mandiri menggelar Rapat Angota Tahunan (RAT) di Kemuning Gading (09/08)

kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua KSU Karya Mandiri, Kadiskop Anas, Balon Walikota Dadang Danubrata.

Dalam Rapat Anggota Tersebut, Ketua KSU Karya Mandiri, Atty Somaddikarya menagih janji Kadiskop untuk memberikan dana hibah pemodalan ussha untuk perempuan Kota Bogor.

“Kita akan tagih janji Pa Kadiskop untuk memberikan dana hibah pemodalan untuk Peremuan Kota Bogor. Jangan ditunda, kita minta uang rakyat yang harus dinikmati oleh rakyat juga”, tuturnya.

Atty menerangkan selama 21 tahun KSU Karya Mandiri berdiri, sekalipun tidak pernah meminta bantuan kepada pemerintah. Kali ini dirinya meminta pemerintah untuk memperhatikan anggota KSU Karya Mandiri.

“Selama 21 tahun Koperasi kita berdiri, kita tidak pernah meminta bantuan sedikitpun dari pemerintah. Kali jni kita minta pemerintah memberi uang rakyat kepada KSU mandiri”, tuturnya.

Ketua Koperasi yang telah memiliki anggota sebanyak 13.000 ditahun 2017 tersebut juga meminta Koperasi abal-abal dihapuskan.

“Saya juga minta kepada Pak Kadiskop untuk menghapus koperasi yang meresahkan, kalau koperasi yang sehat harus diperhatikan. Karena kita jelas, aset koperasi kita telah mencapai 5,6 Milyar”, tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Anas Kepala Dinas Koperasi Kota Bogor mengatakan ada 869 Koperasi di Kota Bogor, namun yang berjalan dengan baik hanya sekitar 300 Koperasi.

“Di Bogor ada 869 Koperasi, hanya 300 yang berjalan dengan baik, Termasuk KSU Karya Mandiri. 60% nya lagi sakit. Kemarin kita sudah membubarkan 40 Koperasi yang tidak aktif,” ujarnya.

Anas mengaku bangga kepada KSU Karya Mandiri, hal tersebut dikarenakan KSU Mandiri menjadi 10 Koperasi yang bisa melakukan RAT tepat waktu.
Ia juga akan melakukan pengecakan nama UKM di Kota Bogor dan akan menaikkan bantuannya mencapai 1 juta rupiah.

“Saya akan cek nama – nama UKM, kita naikin menjadi 1 juta rupiah bantuannya”, tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here