TANAH UNTUK RAKYAT BUKAN KORPORAT

101
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANTEN – Saat ini sedang berlangsung aksi massa yang tergabung dari Barisan Tani Pulau Sangiang di depan kantor ATR/BPN Kab.Serang menuntut :

1 : BPN/ATR Kab. Serang segera membuka data informasi status kepemilikan tanah antara warga dan perusahaan PT. Pondok Kalimaya Putih (Green Garden) sebagaimana UU 14 Tahun 2008 tentang KIP
2 : Bupati serang segera menyelesaikan persoalan sengketa pulau karena berdampak pada hilangnya pemenuhan akses ekonomi sosial warga masyarakat pulau sangiang

3 : Kepala kepolisian (Polda Banten) untuk segera menghentikan proses penyidikan terhadap ke-6 warga pulau sangiang atas dugaan penyerobotan lahan milik PT. PKP , karena status kepemilikan lahan belum jelas sehingga tidak masuk dalam perkara pidana.

4 : Komisi Negara Ombudsman RI Komnas HAM RI segera turun memantau proses administrasi dan perlindungan hukum terhadap warga pulau sangiang yang terancam intimidasi.

Konflik agraria (pertanahan) yang terjadi di Pulau Sangiang, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, menjadi kendala yang cukup besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat Pulau Sangiang. Hal ini diungkapkan Sofyan, Koordinator Lapangan Aksi melalui rilis yang disebarkan melalui media sosial WhatsApp, Rabu (2/8/2017)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here