SDN 02 PABUARAN DIDUGA PUNGLI DAN SELEWENGKAN ATURAN MENDIKBUD

308
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Sungguh miris memang bila mendengar praktek pungli di dunia pendidikan, apalagi kalau terjadi SDN 02 Pabuaran Kecamatan Bojong Gede oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tempat menimba ilmu yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman tak lagi seperti katanya, pasalnya Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) yang seharusnya gratis ternyata dikenakan bayaran.

Menuruti informasi yang di himpun dari seorang orang tua murid yang enggan si sebut namanya, dia sudah membayar sejumlah 400rb kepada pihak sekolah dengan alasan membeli seragam serta diwajibkan untuk membeli buku Lembar Kerja Siswa ( LKS ) senilaiRp 10 ribu perbuku.

Sementra itu, Kepala Sekolah SDN 02 Pabuaran, Amang Sutisna sempat berlasaan saat di tanya pungutan kepada perserta didik perihal baju dan buku dan detil harga(3/8)
“Ia , itu 300ribu, eh ia 400 ribu lebihnya itu untuk biaya perbaikan gedung eh maksudnya perawatan gedung, ” ujarnya dengan gugup.

Dan sekali lagi kepala sekolah membenarkan kembali tentang pungutan kepada peserta didik baru

“Ia betul, betul, 400 ribu dan tanpa kuitansi” imbuhnya

Sementara itu konon pembelian seragam, kaos olahraga dan penjualan buku LKS adalah titipan kepada pihak penjaga sekolah SDN 02 Pabuaran

Di sisi lain mengingat sesuai dengan pasal 24 Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 untuk jenjang SD, di dalam satu kelas jumlah peserta didik paling sedikit ialah 20 dan paling banyak ialah 28 peserta didik.

Tetapi anehnya SDN 02 pabuaran telah menerima peserta didik sekitar 40 peserta didik dalam satu kelas, amang sutisna pun berdalih
“Untuk perkelas siswa ada perubahan dari dinas melalui surat edaran yang di kirimkan via aplikasi media sosial whatsapp”, tandasnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here