Jumling LPPM IPB Di Neglasari

131
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – LPPM IPB kembali menggelar rutinitas juma’at keliling yang sudah berjalan selama 10 tahun.

Kali ini berikan santunan kepada 20 anak yatim, posyandu dan PUD program terkini sosialisasi produk pangan yang aman.

Di era ini tidak sedikit beredar di masyarakat produk yang mengandung zat berbahaya untuk kesehatan yang berujung kematian.

Salah satu zat yg berbahaya adalah formalin, borak, pewarna sintetis dan pegunaan bahan tambahan yg berlebihan (PBTB)

Ciri makanan yg menggunakan zat Formalin dan Borak dan rasa sudah tdk sesuai khas makanan pada makanan tersebut.

Pewarna sintetik ciri khas nya lebih menyala warnanya, bahayanya dapat merusak hati, dan sangat di larang untuk di gunakan.

Faleh staff peneliti dan staff Dosen LPPM memaparkan pihaknya memberi informasi tersebut karena masih banyak beredar di pasar. Sehingga kita harus lebih berhati – hati sebelum membeli.

“Kami memberikan informasi dan pemahaman terhadap masyarakat mengenai pangan yg mengandung zat berbahaya karena masih ada pengusaha yang tidak jujur. Kami pun memberikan pembinaan bagaimana cara membuat pangan yg sehat”, paparnya.

Perlunya pemahaman masyarakat bahwa banyaknya makanan yang mengandung bahan – bahan zat berbahaya yang apabila di konsumsi oleh tubuh manusia bisa berakibat fatal.

Gula sintetis atau gula biang, sodium boleh di gunakan akan tetapi sesuai takaran. Mecin, sasa, masako dan sejenisnya boleh di gunakan akan tetapi tidak boleh melebihi dosis.

Yayan Kades Neglasari memberikan apresiasi dengan adanya program yang di lakukan LPPM IPB terhadap warganya mengingat pentingnya masyarakat memahami baku mutu bahan pangan yang baik untuk dikonsumsi.

“Kegiatan yang dilakukan LPPM IPB ini sudah terselenggarakan 10 tahun, dalam era kepemimpinan saya sudah empat kali di lakukan. Dengan adanya kegiatan ini tentunya sangat bermannaat untuk warga sehingga saya memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang di lakukan LPPM IPB ini”, tuturnya.

Selain sosialisasi dan pembinaan yg dilakukan terkait pengenalan pangan yg sehat, lppm ipb juga mempunyai program santunan diantaranya sumbangan alat kepada Pos Yandu, PUD dan santunan terhadap anak yatim piatu yang sudah berjalan, seperti hal nya kali ini 20 anak yatim piatu di desa neglasari mendapatkan santunan Dana yg di berikan langsung oleh perwakikan lppm ipb.

“sasarannya masyarakat lingkar kampus ipb, kita membuat berbagai kegiatan perhatian terhadap ekonomi,pendidikan, kesehatan dan lingkungan,sasaran kita ada 17 Desa dan kelurahan,10 desa di kecamatan Dramaga, 3 desa di kec Campea, 3 kelurahan di kecamatan Bogor barat dan kegiatan ini sudah berjalan 10 thn,setiap desa kita kunjungi 1 kali, program kali ini fokus ke sanitari dan higeani pangan”, tandasnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here