Miris! Oknum PNS Diduga Cabuli Bocah Usia 4 Tahun

555
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kota Bogor kembali terjadi. Kasus malang tersebut terjadi kepada gadis berudia 4 tahun, K (inisial) siswi di TK Negeri Mexindo. Kasus tersebut diduga dilakukan oleh terlapor yang berstatus sebagai PNS bekerja sebagai penjaga sekolah di TK Negeri Mexindo, Jalan Malabar IV, Kelurahan Tegal Lega, Bogor Tengah.

Mela Familia ibunda korban mengatakan semenjak kejadian tersebut, Korban mengalami trauma dan ada perubahan psikologis pada korban.

“Dia trauma, kaya malem bangun tidur suka teriak nangis, sekolah harus dianter, pulang sekolah lari, terus juga dia jadi pemarah, kasar. Jelas banget perubahannya”, tuturnya kepada bharatanews.

Ibunda korban juga mengatakan K telah dicek visum, dari keterangan dokter speseialis kelamin dan kandungan mengatakan ada luka dibagian kelamin korban.

“Kata dokter ada luka dibagian kelamin anak saya akibat benda asing yang dipaksa masuk”, ujarnya.

Menurut ibunda korban, sudah dari awal tahun 2017, setiap K pulang sekolah terdapat bercak darah di celananya.

“Awalnya saya ga curiga, saya nemuin bercak darah setiap dia pulang, waktu saya tanya dia bilang gamau perih, tapi saya ga mikir ke arah sana”, tuturnya.

Semenjak kejadian tersebut, K tidak ingi lagi melanjutkan sekolahnya. Dan hingga saat ini, kasus tersebut tengah dalam penanganan Polresta Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Ulung Sampurna selaku Kapolresta Bogor mengatakan tidak ada kesulitan menangani kasus tersebut walaupun terlapor adalah PNS yang bekerja di satu satunya TK yang berstatus Negeri di Kota Bogor.

“Tidak ada kesulitan, kita tidak melihat siapa sekolahnya. Kita melihat bukti hukumnya. Jika dia terbukti bersalah, kita pasti akan tindak. Paling lambat 2 minggu lagi sudah akan ada kabar selanjutnya dalam penyidikan”, tandasnya.

Ibunda Korban mengatakan sangat senang dan sangat mengapresiasi Kapolresta Bogor yang telah memberikan titik terang pada kasus pencabulan tersebut.

“saya mengucapkan terimaksih kepada Pak Kapolresta karena sudah mengapresiasi kasus ini, amat membantu karna kasus sudah 2 bulan tapi ga ada kejelasan, pelaku masih kerja biasa, Akhirnya sekarang ada titik terang”, tandasnya. (jat)

Berita Terkait Pencabulan DI TK negeri Mexindo (Mexico – Indonesia) :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here