PKL Pasar Anyar Di Sapu Bersih Pol PP

69
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Pemerintah Bogor (Pemkot) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor melakukan pembersihan sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang ruas Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (24/06/17).

Hal itu dilakukan lantaran kondisi di ruas jalur tersebut kerap kali mengalami kemacetan yang disebabkan oleh lapak para pedagang yang offside dan memakan badan jalan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menjelaskan, pembongkaran tersebut merupakan fenomena rutin yang dilakukan satu kali dalam satu tahun. Hal serupa juga pernah dilakukan Pemkot Bogor di tahun sebelumnya. Namun saat ini, pembersihan lebih terfokus kepada PKL yang berada di Pasar Kebon Kembang, MA Salmun, Pasar Anyar, Sawo Jajar Hingga Dewi Sartika. Sementara untuk fenomena pasar tumpah di waktu subuh dan beberapa pedagang baru bisa dibongkar pada pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB. Namun batas maksimal waktu yang diberikan hanya hingga waktu subuh.

“Di seluruh Indonesia, khususnya kota memang seperti ini. Malam takbiran menjadi momentum untuk mengais rezeki, tapi nanti pedagang asing secara bertahap akan kita benahi. Ini kan banyaknya pedagang yang datang dari luar kota,” tuturnya.

Bima menegaskan, langkah yang bisa dilakukan Pemkot Bogor ialah hanya mencegah agar tidak menimbulkan kemacetan. Esok hari, Pemkot Bogor mulai akan membersihkannya dengan melakukan pemindahan titik-titik PKL yang ada di pusat Kota Bogor secara bertahap. Menurutnya, jika lahan untuk pemindahaan tersebut sudah siap, nantinya para pedangan mulai dipindahkan dari pusat kota.

“Sehingga dengan itu tidak ada lagi penumpukan di Pasar Bogor dan Dewi Sartika. Saat ini kan semua masuk ke wilayah Bogor Tengah, jadi nanti kita harus geser ke pinggir, tapi bukan di pinggirkan,” jelasnya.

Masih kata Bima, sudah ada lahan yang difungsikan untuk memindahkan para PKL, namun ada beberapa lahan yang belum siap untuk dibangun dan legalitasnya harus dipastikan terlebih dulu seperti di Pasar Teknik serta Pasar TU yang berada di Daerah Tanah Sareal dan Bogor Barat.

“Jadi langkah kongkret Pemkot Bogor ialah menguragi titik-titik pusat perbelanjaan itu dengan menyediakan tempat-tempat baru di lokasi lain,” urainya.

Sementara itu, Kadis DLH Elia Buntang menjelaskan, pembersihan sampah di ruas jalur Dewi Sartika melibatkan hampir seribu personel DLH. Tak hanya itu, sebanyak 140 Armada ikut dikerahkan DLH untuk mengangkut puing-puing sisa pembersihan.

“Nantinya puing-puing ini akan di buang ke TPA Galuga tapi tetap melihat kondisi jika memungkinkan untuk dibuang malam ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ada lima alat berat yang digunakan dalam proses pembersihan tersebut.

“Alat-alat berat tersebut digunakan di beberapa titik, yaitu Pasar Bogor, R3, dan Salmun. Jadi mereka harus menyelesaikan kurang lebih pada pukul 04.00 WIB,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here