Bima Arya Tendang Motor Yang Sedang Parkir Hingga Terjungkal

84
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Akibat kemacetan di Kota Bogor yang disebabkan oleh sepeda motor yang parkir menutupi jalanan pasar anyar, Bima Arya Walikota Bogor kesal dan menendang jajaran sepeda motor tersebut pada senin pagi (19/06).

Saat itu Bima Arya bersama Muspida kembali melakukan sidak ke Pasar Anyar yang setiap harinya diwarnai dengan kemacetan yang tiada habisnya. Bima melihat adanya beberapa sepeda motor yang parkir di pinggir jalan, tanpa basa – basi, bima yang kekesalannya telah memuncak melihat kemacetan di pasar pun mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menendang motor tersebut hingga terjungkal. Lalu ia pun meminta juru parkir dan Satpol PP untuk memindahkan puluhan sepeda motor yang parkir menghalangi jalan tersebut.

Bima pun langsung menepi dan duduk di tenda pasar untuk memastikan motor-motor tersebut dipindahkan petugas.

“Siapa yang tidak emosi melihat karena ada pembiaraan dan parkir liar di sini. Parkir liar ini menjadi biang macet di sepanjang jalan ini,” ujarnya.

Padahal sebenarnya Kemacetan di Pasar Anyar bukan hanya karena penuhnya kendaraan yang parkir sembarangan saja, tetapi banyaknya PKL yang berjualan di tepi jalan dan pejalan kaki pun menyemut dan terjadi penyemipitan ruas jalan.

Menindaklanjuti hal tersebut, Bima pun mengaku akan mengevaluasi petugas dan juru parkir yang bertanggung jawab di sekitar pasar tersebut. Ia pun mengaku sudah berkali-kali melakukan penertiban guna mengurangi kemacetan yang ditimbulkan oleh PKL dan parkir liar.

Pekan lalu, Wali Kota Bogor Bima Arya secara langsung turun menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kendaraan bermotor yang parkir sembarangan di lokasi yang sama.

“Saat Ramadhan tiba saya sering menerima keluhan dari warga tentang kondisi Pasar Anyar yang macetnya luar biasa, bahkan warga bisa tertahan satu sampai dua jam bila melintasinya,” kata Bima saat melakukan Sidak PKL di Pasar Anyar, Selasa (13/6).

Ditegaskan Bima, ia tidak melarang pedagang untuk mencari rejeki. Namun, berbeda halnya jika membuat sulit warga lainnya, mengganggu ketertiban, dan menyebabkan kesemrawutan sehingga berdampak kemacetan sampai berjam-jam akan ditertibkan. (bs/jat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here