WOM Finance Abaikan Undang – Undang Fidusia?

85
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Lagi – lagi terjadi, Leasing yang mengambil paksa kendaraan Nasabah Leasing ditengah jalan. Seperti perusahaan Finance tersebut mengabaikan undang – undang fidusia. Tidak sedikit masyarakat yang merasa resah karena hal tersebut.

Seperti halnya yang terjadi kepada Anggi seorang mahasiswa Pakuan Bogor yang dipaksa untuk menghentikan motornya pada hari Rabu (13/05) di tengah jalan oleh 6 orang yang tidak dikenal. Anggi menuturkan, “saat saya sedang mengendarai motor, tiba – tiba kami distop oleh 6 orang yang tidak saya kenal, akhirnya kami digiring paksa ke kantor WOM Finance di Jl. Abdullah Bin Muh Nuh. Selama dua jam kami ditekan dan dipaksa untuk menyerahkan STNK berikut kunci motor tanpa didasari hukum yang jelas.

Setelah kejadian tersebut, anggi langsung mengadukannya kepada pihak Kepolisian untuk meminta proses hukum, namun dirinya dibenturkan dengan sistem hukum yang cukup rumit. Merasa tidak mendapatkan keadilan, akhirnya dengan penuh rasa kecewa dirinya memutuskan untuk pulang. Dan mencoba untuk melaporkan kejadian tersebut ke kerabatnya.

Setelah seminggu berlalu, Akhirnya pada hari Rabu (24/05), dirinya bersama masyarakat, mahasiswa dan beberapa ormas, menyantroni kantor WOM Finance untuk berorasi menuntut dan mempertanyakan sikap arogan leasing tersebut yang telah menghentikan paksa ditengah jalan, dihina dan dicaci maki dan diminta menyerahkan STNK dan kunci motor secara paksa.

Dalam orasi tersebut, para demonstran menuntut :
1. Pecat Karyawan yang arogansi di tubuh WOM Finance bila perlu dipenjarakan.
2. Membuat pernyataan maaf selama 7 hari berturut-turut di media Online dan yang lainya.
3. Meberi ganti rugi terhadap nasabah yang telah di intimidasi dan di rebut paksa tanpa aturan hukum yg jelas

Tuntutan merekapun ditujukan kepada para penegak hukum Polres Bogor Kota  :
1. Sikapi persoalan hukum dengan cepat disesuaikan dengan kondisi dan situasi ( QUICK RESPON )
2. Tegur angota POLRESTA bahkan berikan pemahaman hukum secara komprehensif yang sudah menjungjung semangat Tri Brata dan Catur Prasetya terhadap masyarakat.

Ketua Orasi mengatakan, “kami menuntut agar ditegakkanya norma – norma hukum dan keadilan karena leasing Wom finace dan oknum Polisi yang ada di Polresta yang tidak mengedepankan aturan sesuai dengan Undang – undang yang berlaku, kita bangsa yang beradab, hilangkan diskriminasi terhadap konsumen atau masyarakat, penegak hukum jangan sampai tebang pilih dan 3 tuntutan kami terhadap Wom finace, Pecat karyawan yg arogansi, ucapan permohonan maaf yg di sampaikan di media dan memberi ganti rugi terhadap nasabah yg sudah di diskriminasikan layaknya pencuri.”tuturnya

Menanggapi hal tersebut Godot perwakilan dari WOM Finance mengatakan, “Kami menyangkal semua yang di tuduhkan itu, akan tetapi situasi dilapangan itu kan rekan rekan mitraan kami (MATEL) yang melakukan aksi di lapangan.”pungkasnya. (Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here