Pemkab Bogor “Banjir” Laporan Penyelewengan RTLH

64
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Pemkab Bogor, terus menerima laporan tentang dugaan penyelewengan anggaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hendrik Suherman mengakui, sepanjang tahun 2016 ada saja warga yang melaporkan.

Lebih lanjut ia mengatakan, dana tersebut diberikan kepada masyarakat tidak mampu sebesar Rp10 juta. Tapi, dalam pelaksanaannya ada oknum yang tidak memberikan keseluruhan dan berdalih disesuaikan dengan kebutuhan. Meski sering mendapatkan laporan, kata dia, penindakan tidak dilakukan pihaknya.

Sehingga, hanya sebatas klarifikasi terkait delik yang dilaporkan masyarakat tersebut. Sedangkan, untuk tindaklanjut terkait laporan yang masuk biasanya dilakukan Inspektorat Kabupaten Bogor.

Dengan banyak kasus penyimpangan tersebut, kini Pemerintah Kabupaten Bogor kini tengah merancang bagaimana pemerintahan desa dapat malaporkan hasil kegiatan pertanggungjawaban berbasis online.

Dengan sistem yang dibangun tersebut, diharapkan sudah tidak ada lagi yang mengakali pembuatan laporan lantaran monitoring kegiatan melalui sistem tersebut dapat mudah terpantau.

“Sedang kita bangun, sistem tersebut juga sebenarnya bisa mengantisipasi adanya keterlambatan dari desa dalam melaporkan penggunaan anggaran desa.

Memang ada saja yang terlambat terutama laporan terakhir disampaikan Bulan Februari, namun karena jarak tempuh yang terlalu jauh, ini menjadi dasar dimana pelaporan tersebut akan dialihkan ke elektronik,” bebernya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini inspektorat tengah terjun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan melakukan evaluasi untuk memperbaiki kinerja para kades agar tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan dan pencairan.

“Kedepan evaluasi kinerja desa ada di tangan camat,” pungkasnya. (pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here