Home Wilayah Depok Demi Usut Laporan Warga via Halo Polisi, Iptu Jajang Rela Tinggalkan Makan...

Demi Usut Laporan Warga via Halo Polisi, Iptu Jajang Rela Tinggalkan Makan Siang

8
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Keberadaan aplikasi Halo Polisi yang dikelola Polresta Depok banyak dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Banyaknya pengguna aplikasi tersebut memaksa aparat kepolisian harus bekerja ekstra keras melayani laporan masyarakat tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Kanit Reskrim Polsek Pancoranmas Iptu Jajang Rahmat yang harus merelakan santap siangnya untuk menindaklanjuti laporan penemuan bayi perempuan di aliran Sungai Ciliwung, Senin (15/5/2017).

Walhasil, Iptu Jajang bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) dengan perut kosong.  “Ini kan sudah tugas dari kami sebagai anggota polisi. Kami langsung ke TKP untuk mengumpulkan keterangan terkait penemuan bayi yang dibuang orangtuanya itu,” ujarnya di lokasi temuan bayi.

“Kami lakukan ini demi melayani laporan masyarakat yang datang, kalau makan nanti dapat dilanjutkan,” ungkapnya.

Lebih jauh Jajang mengaku, sang penemu bayi yang melaporkan itu adalah Wardi (40) salah satu warga yang hendak menjala ikan di Sungai Ciliwung. Saat itu saksi mendengarkan tangisan bayi yang terbungkus dalam karung beras yang tersangkut dengan tumpukan sampah di aliran sungai ini.

Saat ditemukan bayi perempuan tersebut masih terlilit tali pusar dan ari-ari. Kuat dugaan bayi itu dibuang setelah dilahirkan orangtuanya karena hasil hubungan gelap.

“Bayinya masih hidup dan sudah kami bawa ke Puskesmas untuk dirawat. Kasusnya masih kami selidiki agar pelakunya cepat ditangkap. Kami akan kumpulkan informasi di sekitaran sini mengenai siapa saja wanita yang hamil dan baru melahirkan,” jelasnya.

Jajang pun berharap warga dapat memberikan keterangan siapapun warga yang melahirkan dan membuang bayi perempuan malang ini untuk segera melaporkannya ke Polsek Pancoranmas.

Kata dia kasus pembuangan bayi di bantaran Sungai Ciliwung itu memang kerap terjadi.  Bahkan, setahun belakangan ini penemuan jasad perempuan dan laki-laki korban pembunuhan juga ikut dilaporkan ke Mapolsek Pancoranmas dan Polresta Depok.(kriminalitas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here