PMII Lakukan Aksi Damai Di Depan Pintu Istana Bogor

71
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Aksi aktifis mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Ibn Khaldun Bogor melakukan aksi damai berupa teaterikal yang di adakan di depan pintu istana Bogor tepatnya di depan Gereja Zeboth. Aksi teaterikal ini di mulai pada jam 13.30 WIB yang di hadiri sekitar 35-40 aktifis Mahasiswa Universitas Ibn Khaldun Bogor, dalam memperingati hari Hari Pendidikan Nasional.(2/5/17)

Faktanya kualitas pendidikan di indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Hal tersebut terlihat bahwa di Indonesia kurang memperhatikan adanya pendidikan di Indonesia. Pemerintah terkesan sibuk dengan urusan yang lainnya, sehingga dalam menghadapi permasalahan pendidikan di Indonesia masih banyak yang tak teratasi.

PMII melakukan aksi damai ini karena melihat dari segi faktor-faktor yang menjadikan rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia, diantaranya ; rendahnya kualitas guru, rendahnya sarana fisik, lemahnya konsistensi kurikulum pendidikan, mahalnya biaya pendidikan, rendahnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan, kurangnya pemerataan kesempatan pendidikan.

Dalam UUD 1945 no 20 tahun 2003. Pasal 3 menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yanng Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”
Fenomena di Kota Bogor sendiri tidak luput dari catatan merah di dunia pendidikan, diantaranya ; tawuran antar pelajar, seks bebas, pungli di dalam sektor pendidikan, dan masih jauh dari kata pemerataan baik dari sarana dan prasana serta biaya pendidikan.

Dalam aksi di depan istana Bogor tersebut Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Ibn Khaldun Bogor menuntut Tingkatkan Pemerataan mutu pendidikan di Indonesia , Usut tuntas dana subsidi yang tidak tepat sasaran ,Tingkatkan kualitas tenaga pengajar yang professional, Tegaskan konsistensi kurikulum pendidikan .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here