KAUBER, Koperasi Angkutan Nomor Satu

101
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Langkah nyata koperasi kauber dalam mensejahtrakan anggotanya dan mendukung program pemerintah dengan mengajak 685 anggota yg berjumlah 1.038 kendaraan, tidak menutup kemungkinan akan bertambah keanggotaanya untuk hadir dalam acara sosialisasi pemasangan Converter Kit yang dilaksanakan pada tanggal 02 Mei kemarin.

Sosialisasi pemasangan converter kit bagi angkutan umum yang diadakan oleh Koperasi Kauber di jalan raya gadog, tepatnya di lokasi SPBG akan beroperasi dalam waktu dekat ini. Acara tersebut di hadiri oleh Perwakilan BRI Persero Tbk cabang Palmerah Jakarta, jajaran Direksi PT.CMG dan anggota Koperasi Kauber sekaligus pemilik dan pengendara angkutan umum.

Demi terciptanya ramah lingkungan, Koperasi Kauber bekerjasama dengan PT.Citra Multi Guna untuk merealisasikan lingkungan yang bersih, nyaman, murah dan hemat khususnya angkutan umum yang beroperasi dalam kota dan kabupaten Bogor. Acara tersebut mengarah kepada sosialisasi konversi bahan bakar minyak beralih ke bahan bakar gas.

Dalam mewujudkan program tersebut langkah nyatanya Koperasi Kauber mengadakan perusahaan penyedia converter kit (CMG) bagi angkutan umum, dengan demikian penyedia Bahan bakar gas yang akan mudah di dapat di SPBU dan SPBG terdekat.

PT Citra Multi Guna (CMG) lah yg sudah memenuhi kriteria sehingga di percaya oleh pertamina sebagai pengelola 2 unit SPBG milik pertamina yang berada di Kota dan Kabupaten Bogor tepatnya di Ciawi dan Bubulak.

Peraturan Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait regulasi stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) dengan poin pada setiap SPBU akan memiliki disfenser untuk Bahan Bakar Gas bagi kendaraan umum, kemudian kendaraan dinas di BUMN Energi diwajibkan menggunakan BBG, lalu perealisasian berjalan bagi setiap SPBU diwajibkan memiliki SPBG untuk tiap-tiap SPBU dari bulan april kemarin, lalu untuk wilayah jabodetabek mempunyai kurun waktu 6 bulan kedepan , untuk Jawa dan Bali 9 bulan kemudian dan wilayah Sumatra 1 tahun ke depan.

Hana perwakilan Pertamina Direktorat Gas, menyampaikan bahwa PT CMG yang telah memenuhi kriteria dari sekian banyak perusahaan yg mengikuti beauty contest dan yang mendapatkan kepercayaan sebagai mitra pertamina sebagai pengelola 2 unit SPBG milik Pertamina yang berada di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor .

“PT. Citra Multi Guna ( CMG ) adalah perusahaan swasta yg bergerak dibidang perdagangan umum termasuk pengadaan angkot dan konverter kit untuk BBG.

Kerjasama PT CMG dengan pertamina tentunya melalui beauty contest beberapa perusahaan. Dan berdasarkan hasil analisa dan kelayakannya,berlandaskan itulah CMG menjadi mitra Pertamina “tuturnya

“Di karenakan SPBG yang baru di bangun ini belum bisa di operasikan dan masih terkendala administrasi dari pemerintah yang belum usai. Maka untuk sebagai penjebatani konsumen daerah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor akan diadakan pengoprasian SPBG berjalan atau biasa di sebut Mobile Refuel Unit (MRU)”, tambahnya.

Pengoprasian SPBG akan segera hadir pada hari kamis besok bertempatkan di SPBU Cilandak KKO, SPBU daerah Margonda, dan SPBU daerah TB Simatupang , semua ini adalah salah satu komitmen pertamina kepada konsumen ujarnya.

Mengenai keamanan penggunaan SPBG ini sebetulnya lebih aman dari pada Bahan Bakar Minyak (BBM), di samping itu CNG (Compressed Natural Gas) sebetulnya memiliki oktan yang lebih tinggi dari bbm dari sisi suplai pun terjamin karena sumbernya tidak di import, disisi lain daru harga yang lebih ekonomis, ramah lingkungan dan pembakaran pun lebih bersih.

Tak luput untuk mempermudah realisasi progam ini , BRI kantor cabang Palmerah Jakarta pun memberikan kemudahan dengan menerbitkan kartu BRIZi dengan maksimal limit 1 juta untuk digunakan sebagai bentuk transaksi pembelian BBG, dengan adanya program BRI ini pennguna BBG akan lebih cepat dan efesien dalam waktu dan cepat dalam transaksi pengisian bahan bakar gas.

Lalu, Farid selaku Ketua Koperasi Kauber mengharapkan, “mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi ini dapat bermanfaat bagi pemilik kendaraan umum dan angkutan umum dan agar di permudah realisasinya untuk pentingan publik”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here