SMPN 5 diduga Pungli, Orang Tua Siswa : “Kami Diminta Untuk Membayar Sumbangan Rp. 950.000”

2638
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BOGOR – Tak tanggung – tanggung, Komite SMPN 5 bogor meminta sumbangan sebesar Rp. 950.000 kepada orang tua siswa kelas 8 dengan dalih untuk pembelian Komputer dan pembayaran guru honor melalui formulir yang disampaikan oleh Komite dan persetujuan Kepala Sekolah hingga membuat para orang tua murid mengeluh.

Orang tua siswa yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, ada kejanggalan dalam kebijakan yang dilakukan oleh Komite, pasalnya pungutan tersebut pun dibebankan ke siswa kelas 8.

“Kenapa harus kelas 8, sedangkan yang akan menjalankan UN adalah kelas 9. Kenapa kami selalu dibebani? ini akibat dari main mata antara kepala sekolah dan komite”, tuturnya.

“Kami diminta pungutan sebesar 950 Ribu rupiah, saya sangat tidak setuju, ini pungli permainan antara komite dan kepala sekolah untuk mencari cari uang, saya berharap dinas terkait untuk turun tangan. Kalau bisa komite sekolah dibubarkan sajalah dan kepala sekolahnya ditindak”, tuturnya lagi dengan nada kesal.

Siswi kelas 8 juga membenarkan bahwa Komite sekolah, meminta sumbangan sebesar 950.000 rupiah yang dibayarkan dengan dicicil setiap bulan melalui kartu sumbangan.

” iya kami diminta membayar sumbangan sebesar 950 ribu, pembayaranya dicicil setiap bulan.jelasnya (21/3/4).

Sementara  keterangan Ani yang membidangi kesiswaan SMPN 5 Kota Bogor menyangkal, informasi terkait permintaan sumbangan sebesar 950.000 rupiah untuk Ujian Nasional itu tidak benar.

“Memang kami dari pihak sekolah meminta sumbangan terhadap orang tua siswa melalui komite untuk pembelian server yang akan digunakan UN 2017, itupun tidak memaksa melainkan sukarela ada yang 50.000,  25.000, bahkan ada juga yang tidak memberi, malah kebanyakan tidak memberi”, terangnya.

Menurutnya, jika pihak sekolah menunggu bantuan dari Pemerintah Kota Bogor akan lama dan memakan waktu, Ani juga menyatakan SMPN 5 juga masih kekurangan server.

“Komputer pun kita masih menggunakan laptop nya anak – anak, ya mau gak mau kami meminta sumbangan meĺalui komite sekolah”, pungkasnya. (Gan/her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here