Ungkap Investasi Bodong Pandawa Polisi Gandeng OJK

25
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA –  Dalam upaya mengungkap kasus investasi bodong berkedok koperasi simpan pinjam (KSP) Pandawa Mandiri Group penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya telah berkerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Penyidik tadi sudah koordinasi dengan OJK agar segera mungkin dari hasil pemeriksaan dari saksi-saksi dan dokumen-dokumen yang kita sita dan akan kita kembangkan dari aset-aset yang akan kita telusuri lagi kalau ada kaitannya dengan kasus ini akan kita lakukan penyitaan,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, (24/2/2017).

Argo juga menjelaskan, saat ini posko aduan di Ditresktimsus sudah menerima seribu aduan yang menjadi korban KSP Pandawa Mandiri Group. “Dari seribuan tersebut sudah ada 22 Laporan Polisi, sementara. Dan hari ini penyidik sedang memeriksa beberapa pelapor,” katanya.

Adanya koordinasi dengan OJK diharapkan akan kembali mendapatkan beberapa agunan-agunan maupun investasi yang dilakukan oleh pemodal atau investor.

Sebelumnya, dalam kasus investasi bodong yang merugikan korbannya hingga tiga triliun tersebut Polisi telah menetapkan empat orang tersangka yang salah satunya adalah Bos Pandawa, Salman Nuryanto.

Kemudian, C istri kedua dan N istri pertama serta S mertua Nuryanto juga ikut dijebloskan kejeruji besi karena diduga menerima aset, menerima aliran dana dan ikut membantu dalam pelaksanaan administrasi di KSP Pandawa Mandiri Group. Dengan begitu hingga saat ini Polisi telah menetapkan tujuh tersangka. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here