Kali Pesanggrahan Meluap, `Kami Takut Banjir Susulan`

62
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Sedikitnya 137 rumah di RW 05 Kelurahan Pondok Pinang dan RW 10 Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan kembali kerendam akibat meluapnya Kali Pesanggrahan sejak Jumat (24/2/2017) Subuh.

Meski air mulai surut, tapi warga ketakutan banjir susulan karena cuaca tidak mendukung.

“Air mulai masuk rumah sekitar pkl:03.00 dan sekitar 4 jam kemudian naik menjadi 100 centimeter,” kata Ahmad, warga RT 16 RW 05 Pondok Pinang.

Meski banjir mencapai 100 cm, namun warga tetap bertahan di rumah. Barang-barang dan peralatan elektronik diungsikan ke loteng. Sekitar pkl:09.45 air mulai surut berkisar 40 cm.

“Kami takut banjir susulan,” timpal Roni, warga RW 15 Pondok Pinang.

Camat Kebayoran Lama, Sayid Ali didampingi Lurah Pondok Pinang, Hendy Nopriyadi menjelaskan banjir kiriman dari Bogor sehingga Kali Pesanggrahan meluap dan menggenangi Pondok Pinang serta Cipulir. Banjir terparah di Pondok Pinang menimpa RT 16 RW 05 dengan ketinggian 100 cm karena berdekatan dengan bibir Kali Pesanggrahan.

“Tidak ada warga yang mengungsi, meski kami sudah menyiagakan posko pengungsian,” kata Sayid.

Lurah Pondok Pinang, Hendy Nopriyadi menambahkan sedikitnya 100 KK terdampak banjir dari 4 RT di RW 05 berkisar 30 cm-100 cm.

Di kecamatan yang sama, 37 KK terdampak banjit di RT 08 RW 10 Kelurahan Cipulir dengan ketinggian air 30 cm-100 cm. Termasuk sebagian area parkir ITC Cipulir.

Ia mengatakan belum tuntasnya normalisasi Kali Pesanggrahan khususnya di RW 10 menyebabkan wilayah itu rentan banjir. Terlebih bibir kali hingga kini tak kunjung dipasang sheet pile. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here