Pencuri Motor Ditangkap Saat Syukuran di Rumah Istri Muda

29
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | LAMPUNG – Petugas Unit Reskrim Polsek Natar, Lampung Selatan, meringkus Mayanto alias Yanto (30) tersangka pencuri kendaraan bermotor (curanmor), pada Rabu (22/2) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi menangkap tersangka, saat menghadiri pesta syukuran anaknya di rumah istri mudanya di Desa Negeri Sakti, Gedung Tataan, Pesawaran.

Kapolsek Natar, Eko Nugroho mengatakan, selama dalam pencarian sekitar satu bulan terkahir, petugas akhirnya menangkap Yanto tersangka pencurian sepeda motor milik korban Yusron. Petugas menangkap Yanto, saat berada di rumah istri mudanya di Desa Negeri Sakti, Gedung Tataan, Pesawaran.

“Yanto kami tangkap di rumah istri mudanya, saat itu tersangka Yanto sedang menghadiri acara syukuran anaknya,”ujarnya, Rabu (22/2) sore.

Menurutnya, tersangka Yanto mencuri motor korban bersama temannya berinisial IR, yang saat ini masih dalam pencarian petugas.

Eko mengutarakan, tersangka Yanto bersama temannya IR (DPO), mencuri motor Suzuki Satria FU milik Yusron, pada 8 Januari 2016 lalu. Pada saat itu, korban sedang menonton pentas seni kuda lumping di Desa Bumisari, Natar, Lampung Selatan.

“Yanto dan IR (DPO), mencuri motor korban dengan cara merusak kunci stang pakai kunci T,”ungkapnya.

Terungkapnya kasus pencurian motor tersebut, kata Eko, berawal dari saat korban mencari informasi sepeda motornya yang hilang dicuri. Korban mengetahui, motor tersebut berada ditangan Ari Indra. Saat itu juga, korban melapokannya ke petugas. Mendapat informasi tersebut, petugas mengamankan motor korban.

“Ari mengaku, membeli motor korban dari Yanto sebesar Rp 3,1 juta, motor tersebut dibeli Ari melalui media sosial facebook,”terangnya.

Dikatakannya, setelah mencuri motor korban, lalu tersangka Yanto dan IR menjual motor hasil curian dengan mengunggahnya ke akun facebook jual beli motor second.

“Kasus ini masih kami kembangkan, untuk mengungkap adanya TKP lain yang dilakukan tersangka Yanto dan IR (DPO),”jelasnya.

Akibat perbuatannya, polisi menjerat tersangka Yanto dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjata selama 7 tahun. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here