Komisi III: Saya Persoalkan Kapolri Sebut Asing di Balik Penyadapan SBY

19
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Komisi III DPR menyoal pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait adanya kekuatan asing dalam dugaan penyadapan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkomunikasi dengan Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin.

“Yang kami persoalkan Kapolri menyebutkan adanya kekuatan asing di balik penyadapan, bukan soal penyadapan Presiden ke-6 SBY. Karena ini menyangkut kekuatan bangsa,” ujar Benny K Harman, Wakil Ketua Komisi III, menyela keterangan Kapolri Tito saat rapat dengar pendapat (RDP) di DPR Senayan, Rabu (22/2).

Dia beralasan bahwa Polri memiliki peralatan teknologi penyadapan yang canggih di samping Badan Intelijen Negara (BIN), dan Lembaga Sandi Negara.

Menanggapi itu, Kapolri Tito menyatakan bahwa tidak adanya kerja sama teknologi antara Polri dengan mancanegara di samping kecanggihan teknologi informatika tidak bisa dibendung masuk Indonesia. “Terus terang kami (Polri) sulit mem-block (TI) itu karena belum memiliki alatnya,” katanya.

Lagipula, ia menambahkan, Polri memiliki standar operasi pelaksanaan (SOP) penyadapan melalui mekanisme yang ada. “Kami (Polri) melakukan penyadapan harus melalui permintaan ijin pengadilan,” ujarnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here