Jual Motor Lewat Medsos, Melawan Saat Ditangkap Terkapar Didor

30
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Mencoba melawan saat ditangkap tersangka pencuri motor roboh ditembak anggota buser Polsek Cimanggis, Depok . Pelaku menurut polisi merupakan pemain spesialis curanmor dan hasil curian dijual melalui media sosial.

Tersangka Rusel Setiawan,22, warga Jalan Sumur Bandung Harjamukti, Cimanggis Kota Depok, meringkih kesakitan setelah anggota dipimpin Kanit Reskrim Polsek Cimanggis IPTU Suparno menghadiahi timah panas bersarang di kaki kiri. Pelaku dilumpuhkan saat berusaha kabur dari sergapan anggota di kediamannya.

Kapolsek Cimanggis Kompol Agung mengatakan pelaku tercatat pernah tiga kali mencuri motor di daerah Cimanggis. Salah satunya motor Yamaha Mio biru tahun 2011, B 3533 NOY, milik Arif Kurniawan,29, mahasiswa,yang dicuri di rumahnya Kompleks Departemen Koperasi, Cimanggis, Minggu (11/12) sekitar pukul 18:00.

“Pelaku kita tangkap dari informasi rekannya Mohammad Agustin alias Ganco, 21, yang lebih dulu ketangkap di daerah Sukatani Cimanggis,”ujarnya kepada poskotanews.com saat dikonfirmasi, Selasa (21/2) pagi.

Kompol Agung mengungkapkan sasaran pelaku adalah motor yang kerap diparkir di teras rumah lalu diambil dengan cara merusak master kunci menggunakan kunci letter T .

“Pelaku kerap mencuri motor di daerah Cimanggis dan Tapos. Dengan modus menggunakan kunci letter T yang dibuat sendiri oleh pelaku,”katanya.

Selain itu pria pengangguran ini cara memasarkan hasil curian motor melalui media sosial.

“Perunit motor pelaku menjualnya seharga Rp.1,5 juta. Rata-rata motor yang dicurinya jenis matik yang lebih mudah dijual lewat jejaring media sosial,”ungkapnya.

Hasil penggeledahan dari tangan pelaku di rumahnya, lanjut Kapolsek, disita satu kunci letter T bersama anak kunci yang digunakan untuk mencuri motor.

“Alasan pelaku hasil jualan motor curian digunakan untuk foya-foya dan sisanya buat bayar kontrakan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman pidana diatas 5 tahun,”tutupnya. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here