Jenazah Korban Air Mancur Dimakamkam, Bupati Minta Maaf

108
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menyatakan permohonan maaf atas insiden meninggalnya pengunjung Air Mancur Taman Sribaduga Situ Buleud, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (18/2) malam.

“Saya meminta maaf atas kejadian itu, semoga keluarga yang ditinggalkan tabah,” ujarnya dalam rilis yang dikeluarkan Humas Pemkab Purwakarta, Minggu (19/2/2017).

Sebagai bentuk belasungkawa, Dedi menyerahkan santunan Rp20 juta untuk proses pemulasaraan jenazah hingga tahlilan 40 hari.

Minggu pagi, jenazah korban Indra Kesumawati, 42, telah dimakamkan di TPU Gang Beringin RT 80 RW 08 Kelurahan Nagri Kaler, Purwakarta.

Ratusan pelayat ikut mengantarkan jenazah korban ketempat peristirahatan terakhir. “Kami telah mengikhlaskan kepergian Indra,” tutur Yeyet, keluarga korban di RSUD Bayu Asih, semalam.

Diantara para pelayat, turut menghadiri pemakaman almarhumah, para alumni SMPN 3 Purwakarta.

“Almarhum guru TK di Karawang. Kami satu angkatan dengan almarhum di SMPN 3 yang beberapa waktu lalu syukuran reunian,” ujar Edi, teman korban.

(Baca: Desak-desakan Saat Peresmian Air Mancur, Seorang Pengunjung Meninggal)

Indra Kesumawati menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju RSUD Bayu Asih. Ibu satu anak itu jatuh pingsan saat menerobos “lautan manusia” menuju pintu masuk pertunjukan air mancur yang diresmikan Menpar Arief Yahya.

Diperoleh keterangan, Indra terlepas dari pegangan tangan empat teman temannya saat berdesak-desakan dengan ribuan pengunjung menuju pintu masuk area air mancur.

Tim rescue mendapati Indra tergeletak tak sadarkan diri langsung melarikannya ke RSUD Bayu Asih, namun nahas nyawanya tak tertolong. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here