ICW: KPK Jangan Istimewakan Ipar Jokowi

35
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak memberi keistimewaan kasus dugaan korupsi yang melibatkan ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistryo. ICW minta KPK berkomitmen dalam nenindaklanjuti kasus ini.

“Kalau memang adik ipar Presiden ada indikasi terlibat, ya harus diusut, dan tidak perlu diistimewakan. Kami berharap Presiden objektif melihat kasus ini,” ujar Koordinator Devisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri, Minggu (19/2).

Hendri menambahkan, ICW memantau jalannya penanganan kasus yang melibatkan Direktur PT EK Prima Ekspor Indonesia tersebut. Penanganan kasus ini hendaknya tidak hanya dilakukan di awal saja tapi sampai tuntas.

“Kami harap KPK bisa mengusut hingga selesai. Semoga setelah ini tidak ada lagi kriminalisasi akibat penanganan kasus ini,” katanya.

KPK tengah melakukan penyelidikan atas tindak korupsi pejabat Ditjen Pajak yang diduga mendapat uang dari PT EK Prima Ekspor Indonesia (PT EKP) untuk memuluskan persoalan pajak mereka. Nama Arif Budi Sulistyo muncul karena perusahaan tempat dia bekerja merupakan patner dari PT EKP.

KPK mensinyalir ada campur tangan Arif, yang kenal dengan pejabat di Ditjen Pajak. Bahkan, Arif disebut telah bertemu Kepala Ditjen Pajak Ken Dwijugiasteadi dalam memuluskan pemasalahan pajak tersebut. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here