Poppy Musirawas Banjir Pujian dari Juri D’Academy 4

17
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Poppy D’Academy 4 banjir pujian dari para juri saat tampil membawakan lagu Hujan yang sebelumnya dipolulerkan Erie Susan. Poppy yang cantik dan tinggi semampai,  membawakan lagu itu dengan penuh penghayatan, cengkok dangdutnya dapat, didukung dandanan rambutnya yang anggun.

Berkat penampilannya dalam Dangdut Academy 4 di Indosiar, Jumat (17/2/2017) itu, juri Inul Daratista pun memberi standing ovation, aplaus sambil berdiri, pertanda sebagai pujian atau ungkapan atas lantunan dan aksi panggung Poppy.

“Ya, menurut saya semuanya bagus. Suaranya, cengkoknya, dinamika, dan penjiwaannya, dapat banget. Oleh karena itu, saya berikan standing ovation,” kata Inul disambut tepuk tangan pendukung Poppy yang berasal dari Musirawas, Sumatera Selatan itu.

Sebelumnya, Nassar juga memuji lantunan Poppy yang dianggapnya mirip dengan suara penyanyi asli lagu Hujan tersebut. Nassar pun memuji aksi panggung Poppy yang berjalan dengan lembut tapi menghanyutkan.

“Kamu berjalan ke sana, ke sana, ke sana, dengan tetap menyanyi lembut, indah banget. Kayaknya, Poppy memang cocok dengan lagu-lagu klasik,” kata Nassar yang terpikat dengan dandanan rambut Poppy. Nassar memujinya dengan kata-kata bahasa Arab yang membuat penonton senang sekaligus tertawa.

Kritik dari Nassar pada bagian Poppy yang melantunkan lirik pada saat kata-kata rindu dan hujan tiba, rindu sang kekasih. “Di bagian itu, kamu kurang manja, harusnya kamu lebih memberi ekspresi bagaimana merindukan kekasih saat hujan tiba, sambil melihat hujan di jendela,” ujarnya.

Pujian datang juga dari juri Rita Sugiarto. Penyanyi senior ini melihat ada perkembangan pesat pada diri Poppy, ia melihat pada bagian cengkok-cengkok dangdutnya.

“Kemarin kamu menyanyikan lagu Makan Darah yang bergelora, banyak mendapatkan mendapatkan kritikan. Namun, setelah mendapatkan semua masukan, sekarang cengkok kamu mengalami kemajuan pesat. Bagus sekali,” kata Bunda Rita.

Untuk juri Ummi Elvi Sukeisih, ia men yoroti kurangnya hentakan-hentakan untuk menambah ekspresif, dan bagian pamungkas, yang menurutnya kurang dikreasikan oleh Poppy. Ummi Elvi menginginkan yang lebih dibuat berbeda dari aslinya. Tapi secara keseluruhan dia menyebut bagus.(Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here