179 WNA Ditolak Masuk ke Indonesia

110
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Sebanyak 179 WNA dari berbagai negara ditolak kedatangannya, oleh imigrasi di bandara internasional sejumlah daerah.

Kabag Humad dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno menyatakan penolakan karena diduga berpotensi merusak perekonomian bangsa, dengan mengambil lapangan pekerjaan rakyak Indonesia.

“Lebih jauh lagi berpotensi menganggu kepentingan nasional,” kata Agung di Jakarta, Sabtu (18/2).

Menurut Agung, upaya ini diharapkan mampu mengurangi permasalahan keimigrasian nasional dan melindungi kepetingan rakyat Indonesia. “Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi Ditjen Imigrasi dalam melakukan pengawasan dan penindakan keimigrasian terhadap WNA.”
Agung menyebutkan bandara g paling banyak menolak kedatangan WNA, adalah Soekarno-Hatta 92 orang, Bandara di Batam 34 orang, Medan 25 orang, Bali 21 orang dan Bandung enam orang.

PERDAGANGAN ORANG

Pada bagian lain, Agung menerangkan pula pada periode yang sama 258 WNI ditolak permohonan paspor RI oleh sejumlah kantor imigrasi (Kanim) di berbaga kota.
“Penolakan itu dikarenakan, mereka akan bekerja di luar negeri tanpa dilengkapi oleh dokumen/perizinan yang sah atau non prosedural.”

Ada juga 133 WNI yang ditolak keberangkatan di bandara internasional, yang akan bekerja di luar negeri karena tidak dilengkapi oleh dokumen/perizinan yang sah atau non prosedural.

Di Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 72 orang, Batam 31 orang, Medan 14 orang, Surabaya 10 orang dan Bandung enam orang.

“Mereka ini diduga berpotensi besar menjadi korban penyelundupan manusia yang pada akhirnya akan menimbulkan bencana kemanusiaan,” terang Agung. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here