Pencuri Ini Setelah Ditembak Polisi, Mati Dikeroyok Massa

48
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | LAMPUNG – Kabur dari kawalan petugas saat pengembangan kasus , kaki satu dari dua pelaku curanmor ditembak. Apes, lari dengan kondisi pincang, tersangka HD warga Lampung Timur, ditangkap warga dan tewas akibat dimassa, di Jalan Teuku Umar, Bandar Lampung.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono membenarkan, bahwa pencuri sepeda motor itu tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit.

“Pelaku yang tewas berinisial HD ,26, dan rekannya berinisial SN masih diperiksa. HD dan SN merupakan warga Marga Sekampung, Lampung Timur,” kata Murbani Budi Pitono, Kamis (16/2/2017) siang.

Menurut Murbani Budi Pitono, awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa kedua pelaku yang sudah lama diburu, kembali beraksi di wilayah Kota Bandar Lampung. Petugas yang tergabung dalam patroli Strong Point Sat Lantas melakukan razia di beberapa titik yang dianggap akan dilalui pelaku.

Hasilnya, dua pelaku tersebut terjaring razia, di Jalan Teuku Umar Bandar Lampung. Saat digeledah ditemukan satu set kunci leter T dan 1 pucuk senjata api (senpi) rakitan. Atas dasar itu, keduanya dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung.

Setelah diintrogasi pelaku mengakui perbuatannya. Mereka telah mencuri delapan kali di wilayah Kota Bandar Lampung. Untuk mengetahuinya, petugas membawa pelaku menujukan tempat mereka beraksi.

Saat turun dari mobil, HD lari dari kawalan petugas. Petugas mengejarnya dan telah beberapa melepaskan tembakan peringatan, agar tersangka menyerah, karena tak diindahkan petugas terpaksa membidik kaki tersangka.

Kondisi pincang pelaku masih berupaya lari. Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian beramai-ramai mengejarnya. Apes, pelaku ditangkap warga dan dimassa. Petugas telah berupaya mengamankan dan membawa pelaku ke rumah sakit. “Pelaku sempat menjalani perawatan di rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia,”ungkap Murbani Budi Pitono.

Untuk pelaku HD karena meninggal dunia, kasusnya dihentikan. Sedangkan rekannya yakni, SN tetap berlanjut. SN bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman selama 7 tahun penjara.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here