Pembunuh Ibu Teriak-teriak Dalam Tahanan

30
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | TANGERANG – Tersangka Dimas (18) yang tega membunuh ibu kandungnya diduga depresi. Sebab menurut Kanit Reskrim Polsek Ciputat, Ispektur Satu Polisi Eka Wijaya, Kamis (16/2), tersangka hanya diam saja ketika diperiksa polisi.

Bahkan kata Iptu Eka Wijaya, pelaku setelah ditangkap dan dibawa ke Polsek Ciputat saat dibiarkan sendiri di tahanan selalu berteriak-teriak, tetapi kalau ditanya mengapa nekat membunuh ibu kandungnya, Dimas hanya diam saja. “Sama sekali tak memberikan komentar atau penjelasan,” tuturnya.

Dimas membunuh Ny. Titin Nurbaiti, 50,pedagang nasi uduk, warga Gang Masjid Nurul Huda Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis. Kasus pembunuhan itu diketahui sejumlah warga setelah sempat terdengar pertengakaran di rumah korban.

Remaja yang sehari-hari jadi juru parkir di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah dibawa ke RS Polri Dr. Soekanto Kramatjati untuk diperiksa kesehatan jiwanya.

(Baca: Habisi Ibu Sendiri, Polisi Periksa Jiwa Pelaku)

“Pelaku sudah dibawa ke RS Dr. Soekamto untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap kejiwaannya sedangkan di lokasi kejadian petugas sudah memasang garis polisi,” kata Kasat Reksrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho sambil menambahkan Dimas adalah anak bungsu dari lima bersaudara sedangkan Ny. Titin Nurbaiti ibu kandungnya adalah janda.

Semua barang bukti berupa golok yang dipakai membunuh korban sudah disita.

Sebelumnya diberitakan anak membunuh ibu kandungnya dengan golok hanya gara-gara dilarang menyalakan kompor.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here