Paspor Siti Aishah Tak Terdaftar di Imigrasi Serang

75
0
SHARE

Ditangkap Polisi Malaysia.

BHARATANEWS.ID | SERANG – Seorang perempuan, Siti Aishah berpaspor Indonesia, ditangkap Malaysia dengan dugaan terkait pembunuhan saudara Kim Jong-un. Imigrasi Serang, Banten, menolak bahwa pihaknya mengeluarkan paspor Siti Aishah.

Sebelumnya, dalam rilis yang dikeluarkan Kepolisian Kerajaan Malaysia terduga pelaku pembunuhan bernama Siti Aishah dengan memegang paspor yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas I Serang, Provinsi Banten.

“Setelah kita cek, pemohon paspor atas nama Siti Aishah yang disebut Kepolisian Malaysia tidak terdaftar dalam dokumen keimigrasi Kantor Imigrasi Serang,” ungkap Kepala Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Serang, Muhammad Sungeb, ditemui poskotanews.com di kantornya, Kamis (16/2).

Sungeb menambahkan pihaknya telah mengecek seluruh pemohon paspor atas nama Siti Aishah. Dari data pemohon tahun 2010 hingga 2017, tidak ditemukan identitas Siti Aishah yang disebutkan kelahiran Serang pada 11 Pebruari. Dikarenakan tidak terdaftar pada Kantor Imigrasi Serang, Sungeb menambahkan, yang bersangkutan (Siti Aishah, red) bisa saja melakukan permohonan paspor di daerah lain.

(Baca: ‘Perempuan Indonesia’ Ditangkap Terkait Pembunuhan Saudara Kim Jong-un)

“Bisa saja dia (Siti Aishah, red) buat paspor di daerah lain. Jika memang memang demikian, data yang bersangkutan bisa diketahui di kantor Pusdakim pada Ditjen Imigrasi,” kata Sungeb didampingi Kasi Wasdakim Reza Alkahfi.

Seperti diberitakan, Kepolisian Kerajaan Malaysia menangkap seorang perempuan berpaspor Indonesia terkait pembunuhan saudara Kim Jong-un, kata Kepolisian Kerajaan Malaysia.

Disebutkan, Ia diidentifikasi dari rekaman CCTV, video pengawas di bandara. Menurut polisi, ia sedang sendirian ketika ditangkap.

Sejauh ini, penyebab kematian Kim Jong-nam , abang tiri pemimpun Korea Utara Kim Jong-un, dan siapa pembunuhnya masih menjadi tanda tanya. Sejumlah saksi mata menyebut Jong-nam telah diracun, namun hal ini masih harus dipastikan melalui uji forensik. (Pos Kota)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here