Di Tempat Kerja, Satpam Bobol Brankas Berisi Ratusan Juta

61
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | DEPOK – Satpam diduga mencuri berkali-kali di tempat kerjanya. Satpam berinisial  YIK alias Yosep,29, bekerja di  SMK Global, di Jalan Kav DPR, Serua, Bojongsari Kota Depok, Kamis (16/2) pagi akhirnya ditangkap anggota Polsek Sawangan, dan mengaku mencuri setelah diperiksa.

Pelaku YIK alias Yosep tidak bisa mengelak ketika  petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sawangan AKP Darminto memeriksa dirinya. Ia mengakui perbuatannya, yakni  telah mencuri beberapa kali di tempat kerjanya sekolah SMK Global.

“Pelaku kita tangkap dalam waktu kurang dari 24 jam, setelah memeriksa keempat orang saksi satpam sekolah. Akhirnya saat pemeriksaan, pelaku langsung mengaku,” ujar Kapolsek Sawangan Kompol Sutarjo, Kamis.

Mantan Kasubag Dalops Polres Metro Jakarta Pusat mengatakan pelaku baru bekerja selama 4 bulan menjadi satpam di sekolah Global. Namun ia telah mencuri berkali-kali mengambil uang dalam brankas.

“Pertama kali pelaku sedang piket tugas saat ke ruang TU dalam laci meja melihat ada kunci. Lalu kunci itu dicoba buat membuka brankas dan terbuka isi uang Rp.120  juta miliki pemilik sekolah Global Marulak Herman N,48, diambil pelaku bertahap sebanyak 8 kali dicurinya,”ucapnya.

Uang yang dicuri oleh pelaku menurut Kapolsek adalah untuk digunakan pemiliknya Marulak Herman membeli mobil baru. “Saat pemilik uang melihat brankas untuk beli mobil ternyata uangnya sudah tidak ada.

Hasil penyilikan semua bukti-bukti mengarah pelaku meski tidak mengaku, namun akhirnya pelaku mengakui sendiri perbuatannya. Pertama kali mencuri awal Desember 2016

Sementara itu uang yang dicuri pelaku digunakan untuk membeli perabotan rumah tangga dan motor. “Uang curian saya gunakan untuk membeli motor Yamaha E Ride, membeli sejumlah peralatan elektronik, perabotan rumah tangga, dan jalan-jalan keluar kota bersama keluarga.  Sisanya untuk membayar hutang ke teman,”ucap pengakuan pelaku di depan penyidik.

Bapak empat anak yang hanya lulus SMA ini lantaran mempunya utang kepada orang lain dan ditambah untuk memenuhi kebutuhan hidup gaji perbulan Rp.1,2 juta tidak mencukupi

“Saya menyesal sudah gelap mata melakukan pencurian ini,” tambah pelaku. “Barang bukti yang disita petugas curian pelaku adalah uang tunai Rp. 12 juta, dua kamera digital, tas ransel, jas hujan. Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan.”  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here