Korsel Pastikan Abang Tiri Kim Jong-un Dibunuh di Malaysia

47
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | KOREA – Pemerintah Korea Selatan memastikan abang tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dibunuh di Malaysia.

Kepastian pembunuhan Kim Jong-nam dikemukakan Presiden Korsel, Hwang Kyo-ahn. Menurutnya, jika pemerintah Korut terkait, pembunuhan itu menunjukkan “kebrutalan dan sifat tidak berperikemanusiaan” rezim Korut.

Sejauh ini, penyebab kematian Jong-nam dan siapa pembunuhnya masih menjadi tanda tanya. Sejumlah saksi mata menyebut Jong-nam telah diracun, namun hal ini masih harus dipastikan melalui uji forensik.

Bagaimanapun, kata Presiden Korsel, Hwang Kyo-ahn, pihaknya “mengawasi pergerakan Korea Utara secara saksama”.

Kim Jong-nam dibunuh saat sedang menunggu penerbangan menuju Makau di bandara di dekat Kuala Lumpur, Malaysia. Namun, kematiannya baru diumumkan ke muka umum pada Selasa (14/02).

Kepala Kepolisian Diraja Malaysia, Datuk Sri Abu Samad, mengatakan penyelidikan masih dilakukan dan hasil uji forensik bakal diketahui dalam waktu dekat.

Dia mengatakan aparat Malaysia belum memastikan identitas asli pria yang meninggal dunia mengingat pria tersebut menggunakan paspor atas nama Kim Chol.

Ditanya soal berbagai laporan yang menyebutkan pemerintah Korut telah meminta jasad pria tersebut, dia menegaskan belum ada permintaan resmi.

Selain memeriksa jenazah, kepolisian juga masih mengkaji hasil rekaman video kamera pengawas di bandara. Beragam foto yang beredar di media menyoroti keberadaan dua perempuan di dekat Kim. Belakangan kedua perempuan itu terlihat meninggalkan lokasi kejadian menggunakan taksi.

Seorang sumber pemerintah Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya, mengatakan pihaknya meyakini Kim diracun oleh agen-agen rahasia Korut.

Direktur badan intelijen Korsel (NIS), Lee Byung-ho, mengemukakan kepada para anggota parlemen Korsel bahwa Pyongyang ingin membunuh Kim Jong-nam selama beberapa tahun terakhir, namun yang bersangkutan dilindungi pemerintah Cina.

Kim Jong-nam diserang sekitar pukul 09.00 waktu setempat pada Senin (13/02) saat sedang menunggu pesawat menuju Makau di terminal penerbangan murah di Bandara Internasional Kuala Lumpur, sebagaimana dilaporkan surat kabar Star yang mengutip keterangan polisi. Pesawat itu dijadwalkan bertolak pada pukul 10.00.

Rincian soal penyerangan terhadap Kim Jong-nam belum jelas. Sejumlah saksi mata dan pejabat memberi keterangan beragam, mulai dari pengguyuran cairan kimia hingga penggunaan kain yang dibekapkan ke wajah. Laporan-laporan awal menyebutkan pemakaian ‘semprotan’ atau jarum.

Kim Jong-nam meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here