Dugaan Korupsi di TVRI, Dua Tersangka Ditahan

41
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | JAKARTA – Kejaksaan Agung menahan dua tersangka kasus Pengadaan Program Siap Siar LPP TVRI pada Paket Kartun Animasi Anak dan Paket FTV Anak-anak Tahun Anggaran 2012, beberapa jam setelah diterbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) khusus, Selasa (14/2).

Mereka adalah Hendrik Handoko, jabatan Rekanan/ Kuasa Direktur PT. A Man Internasional sesusi Sprindik khusus nomor: Print-013/F.2/Fd.1/02/2017 tanggal 14 Februari 2017. Lalu Ludy Eristasan, pekerjaan Swasta sesuai Sprindik nomor: Print-014/F.2/Fd.1/02/2017 tanggal 14 Februari 2017.

“Mereka ditahan, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kejagung Cabang Salemba selama 20 (dua puluh) hari terhitung sejak tanggal 14 Februari 2017 sampai dengan 5 Maret 2017,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Fadil Zumhana saat dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (15/2).

Dua tersangka yang sempat ditemui, di Gedung Bundar, Kejagung. Selasa malam lebih memilih tutup mulut dan langsung masuk kendaraan tahanan menuju Rutan Kejagung.
Menurut Fadil, penetapan dua tersangka ini adalah pengembangan dari kasus TVRI Jilid I atas nama komedian Mandra Dkk dan Kejagung terus mengungkap sampai keakarnya.

“Selama ditemuksn cukup bukti, kita tetapkan tersangka, ” jelas Fadil yang telah dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim. ”

Dalam kasus dugaan korupsi pada Lembaga Penyiaran Publik (LPP) diduga merugikan keuangan negara senilai Rp. 2 miliar.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here