Home Kriminal Polisi Sita Ribuan Sparepart Palsu Motor asal Cina

Polisi Sita Ribuan Sparepart Palsu Motor asal Cina

14
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | LAMPUNG – Puluhan ribu sparepart palsu untuk sepeda motor dari Cina diamankan Polda Lampung Selasa (14/2) di Ruko Jalan Yos Sudarso, Telukbetung Bandarlampung.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Pol. Dicky Patria Negara melalui Kasubdit I Indagsi Kriminal Khusus Polda Lampung, AKBP. Budiman Sulaksono didampingi Kasubid Penmas Polda Lampung, AKBP. Yunia mengatakan, tersangka yang diamankan berinisial, RJP warga Jalan Yos Sudarso, Bandar Lampung.

“Sparepart palsu kendaraan bermotor itu, diimpor dari negara Cina ke Jakarta kemudian dikirim ke wilayah Lampung,”kata Budiman Sulaksono.

Menurut Budiman Sulaksono, terungkapnya sparepart palsu ini awalnya dari informasi masyarakat yang membeli. Sebagai upaya tindak lanjut, petugas kemudian melakukan penyelidikan di ruko yang menjual sparepart motor itu. Ternyata terduga memasukkan onderdil palsu itu ke kemasan asli.

Perbuatan tersangka RJP telah melakukan kegiatan usaha memperdagangkan produk sparepart kendaraan bermotor palsu dan usaha ini juga tidak memiliki perizinan di bidang perdagangan maka tersangka berikut barang buktinya diamankan petugas.

“Tersangka RJP diamankan di Markas Polda Lampung. Sedangkan barang bukti bahan dan alat yang digunakan untuk mengganti kemasan serta berbagai jenis sparepart motor yang siap dipasarkan telah dititipkan ke Rumbasan Kelas I Bandar Lampung,”jelasnya.

Akibat perbuatannya, tersangka RJP bakal dijerat Pasal 104 Jo Pasal 6 ayat (1) dan Pasal 106 Jo Pasal 24 ayat (1) UU RI No 7 tentang perdagangan dan dugaan tindak pidana perlindungan konsumen berupa pelaku usaha dilarang memproduksi dan atau memperdagangkan barang atau jasa yang tidak sesuai dengan kondisi, jaminan, mutu, keistimewaan, proses pengolahan atau penggunaan tertentu sebagaimana dinyatakan dalam label etiket atau keterangan barang tersebut sebagaimana dimaksud dalam Pasal 62 ayat (1) Jo huruf d, e, dan f dan Pasal 9 ayat (1) huruf d UU RI No 8 tahun 1999, tentang perlindungan konsumen.

Mengenai modus yang digunakan tersangka memalsukan kemasan sparepart motor, lebih lanjut Budiman Sulaksono menambahkan, tersangka menggunakan cara bahan produk sparepart di masukkan ke kemasan dipress menggunakan mesin press, selanjutnya dipak menggunakan kardus berisikan rata-rata 25 pacs kemasan siap jual di wilayah Provinsi Lampung dan di luar Provinsi Lampung.

Dalam satu hari tersangka bisa mengemas 700 pcs, sehingga dalam satu bulan bisa menghasilkan 14 ribu pacs. “Usaha pemalsuan kemasan sparepart yang diperdagangkan itu telah berlangsung selama satu tahun,”imbuhnya.

Barang bukti yang disita berupa puluhan dus berbagai jenis sparepart motor (R2) impor asal negara Cina, papan kertas bermerek, Honda, Yamaha, Suzuki, Kros dan Dragon, plastik mika polos warna bening transparan, kertas stiker bermerek Honda, Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki, Hologram merek Honda, plastik kemasan bermerek Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki, serta kotak kardus kemasan merek Honda, Yamaha, dan Suzuki. Sedangkan barang bukti berupa alat-alat yang digunakan tersangka untuk mengganti atau memalsukan kemasan yang turut disita yakni, mesin pres mika, mesin pres plastik, treaples, printer, note book, dan stample untuk kendaraan.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here