Dinilai Kooperatif, Habib Rizieq Tidak Ditahan

24
0
SHARE

BHARATANEWS.ID – JAKARTA – Meskipun telah menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, sebagai tersangka atas kasus dugaan pelecehan Pancasila dan pencemaran nama baik mantan Presiden Soekarno, namun, penyidik Polda Jawa Barat, tidak melakukan penahanan terhadap Habib Rizieq.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan, alasan tidak dilakukan penahanan terhadap Rizieq karena yang bersangkutan dianggap kooperatif selama menjalani proses hukum.

“Ya, kooperatif, tidak menghalangi proses penyidikan. Jadi, tidak ada hal yang memberatkan yang bersangkutan dilakukan penahanan,” ujar Boy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, (14/2/2017).

Seperti diketahui, Rizieq sempat mangkir dua kali saat panggilan penyidik untuk dilakukan pemeriksaan. Namun dijelaskan Boy, pimpinan FPI tersebut telah memberikan keterangan terkait hal tersebut.

“Ketika tidak bisa hadir memberikan kabar. Kemudian berinisiatif menghadap. Sebelum adanya perintah membawa dan sebagainya. Jadi, penyidik menilai cukup kooperatif,” paparnya.

Meskipun begitu, kemarin, Senin, (13/2/2017) Rizieq telah hadir dalam panggilan ketiga penyidik Polda Jawa Barat untuk kasus penodaan lambang negara, pemeriksaan dijalani Rizieq hingga sore hari dan hingga saat ini penyidik masih melakukan evaluasi dari hasil pemeriksaan kemarin

“Jadi, dari hasil pemeriksaan nanti akan dievaluasi, kemarin sudah dilaksanakan sampai sore hari. Jadi nanti dari pemeriksaan ini dievaluasi melalui mekanisme gelar perkara,” kata Boy.

Selanjutnya, dari hasil gekar perkara maka akan di ketahui perkembaangan kasus tersebut apakah akan dilakukan dengan menambah pemeriksaan saksi baru atau bahkan melibatkan saksi ahli yang lainnya.

Untuk diketahui, setelah ditetapkan sebagai tersangka Rizieq telah melakukan upaya hukum dengan mengajukan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Bandung.

Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri karena saat melakukan ceramah di Bandung pada Tahun 2011 lalu diduga telah menghina Pancasila. Dalam laporannya Sukmawati membawa barang bukti berupa rekaman video ceramah Rizieq.  (Pos Kota)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here