Gempa Bumi Guncang Sukabumi

35
0
SHARE

BHARATANEWS.ID | BANDUNG – Gempa bumi mengguncang Sukabumi, Jawa Barat, Rabu, 8 Februari 2017. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa terjadi pada pukul 15.34 WIB. Gempa berkekuatan 5,2 Skala Richter itu terjadi di 79 Km Barat Daya Kota Sukabumi pada kedalaman 25 Km yang terasa hingga ke Bandung.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah 2 Ciputat, Sutiyono, seperti dilansir akun BMKG Bandung, menyebutkan bahwa hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 15:34:16 WIB dengan kekuatan M=5.2.

Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 7.64 LS dan 106.90 BT, tepatnya pada 79 Km Barat Daya Kota Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 25 Km.

Peta tingkat guncangan (Shake Map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan yang dirasakan di Soreang, Kota Bandung, Sukabumi, Cianjur dan Lembang dengan intensitas II SIG (III-IV MMI), di Bogor I SIG (I-II MMI).

“Di daerah ini guncangan gempa bumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang. Namun demikian, hingga sampai saat laporan ini dibuat belum ada laporan mengenai kerusakan akibat guncangan gempa bumi tersebut,” kata Sutiyono.

Ditinjau dari kedalaman hiposenter, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia terjadi deformasi batuan sehingga menyebabkan gempa.

“Meskipun dangkal dan terjadi di laut, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami,” ujarnya.

Terkait dengan peristiwa gempa bumi yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 15:58 WIB belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan dari BPBD serta informasi dari BMKG. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.” (jat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here