Dua Pemuda Bersenjata Celurit Diamankan Polisi karena Mau Tawuran

39
0
SHARE

BHARATANEWS.ID I DEPOK — Diduga hendak tawuran, dua pemuda bersenjata tajam jenis celurit, ADH (20) dan SM (19) diamankan aparat Polsek Cimanggis yang dibantu Tim Polresta Depok dari dalam Terminal Jatijajar di Jalan Raya Bogor, Tapos, Depok, Minggu (5/2/2017).

Kapolsek Cimanggis, Komisaris Agung menuturkan pihaknya sengaja menggelar operasi cipta kondusif di sejumlah wilayah yang dianggap rawan.

“Salah satu wilayah rawan itu adalah Terminal Jatijajar, yang kerap dipakai tempat berkumpul anak muda di malam hari,” kata dia.

Dua pemuda bersenjata celurit yang diduga hendak tawuran diamankan Polsek Cimanggis, dari Terminal Jatijajar, Tapos, Depok, Minggu (5/2/2017) dinihari.

Sebab katanya saat ini terminal belum juga dioperasikan dan pembangunannya belum rampung seluruhnya.

“Dari dalam terminal, kami temui ada dua anak muda sedang nongkrong di sana. Saat kami geledah kami temukan senjata tajam jenis celurit dari mereka, ” kata Agung.

Keduanya diduga hendak tawuran dan langsung diamankan ke Mapolsek Cimanggis berserta senjata tajam jenis celurit.

“Turut juga kami amankan sepeda motor Honda Supra X milik salah satu pemuda yang kami amankan berinisial SM,” katanya.

Ia mengatakan dugaan keduanya hendak tawuran dengan kelompok lain, karena biasanya memang selalu terjadi tawuran di malam Minggu di wilayah Tapos tersebut.

“Karenanya kami antisipasi tawuran yang biasa terjadi di setiap malam Minggu dengan melakukan patroli seperti ini,” katanya.

Menurut Agung kedua pemuda bersenjata tajam itu aja diproses hukum dengan dijerat UU darurat akibat kepemilikan senjata tajam celurit dari tangan mereka.

Ia mengatakan pihaknya akan terus menggelar patroli rutin seperti yang dilakukannya Minggu dinihari itu, ke sejumlah wilayah rawan lain di Cimanggis Depok.

Sebab selain mengantisipasi tawuran, hal itu juga dilakukan untuk meminimalisasi kejahatan jalanan di Cimanggis, Depok.(bum/wartakota.tribunnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here