Lima Kecamatan di Sukabumi Dihantam Bencana

49
0
SHARE
Tim SAR gabungan mencari korban yang tertimbun tanah longsor di Dusun Suwinong, Penungkulan, Gebang, Purworejo, Jawa Tengah Sabtu (6/2). Tanah longsor yang terjadi akibat hujan deras sepanjang hari Jumat (5/2) menyebabkan tiga rumah hancur dan sedikitnya tujuh warga tewas tertimbun tanah longsor. ANTARA FOTO/Anis Efizudin/aww/16.

BHARATANEWS.ID I SUKABUMI – Lima kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu (4/2) diterjang bencana alam seperti tanah longsor dan puting beliung yang disebabkan hujan deras yang turun sepanjang hari.

“Seluruh lokasi bencana sudah kami tinjau dan masih dilakukan pendataan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini,” kata Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Yana Rusyana di Sukabumi, Sabtu.

Adapun kecamatan yang dilanda bencana tersebut Lengkong, Cisolok, Cibitung, Surade, dan Ciemas. Peristiwa itu tidak hanya merusak rumah milik warga tetapi fasilitas umum pun terkena dampaknya.

Untuk di Kecamatan Surade satu rumah milik Ade yang dihuni lima jiwa rusak berat akibat diterjang tanah longsor tepatnya di Kampung Cibuluh RT 05 RW 01, Desa Langkapjaya.

Kemudian sarana irigasi dengan panjang 25 meter dan lebar dua meter di Kampung Marinjung RT 1 RW 1, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok jebol yang disebabkan meningkatnya volume air akibat hujan deras.

Selanjutnya di puting beliung di Kampung Pasirkasongket, RT 17 RW 04, Desa Talagamurni, Kecamatan Cibitung yang mengakibatkan rumah milik Pudin yang dihuni empat jiwa rusak sedang.

Tanah longsor juga melanda Kampung Selangan, RT 06 RW 03, Desa Gunung Sungging, Kecamanatan Surade yang mengakibat satu rumah rusak berat dan satu unit lainnya rusak ringan yang dihuni tujuh jiwa.

Bencana serupa juga melanda Kampung Ciloa, RT 05 RW 05, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas yang mengakibatkan rumah milik Aminah yang dihuni dua jiwa rusak berat.

“Tidak menutup kemungkinan bencana serupa terjadi di daerah lain, karena curah hujan pada Sabtu ini deras serta turun sepanjang hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi Usman Susilo mengatakan bantuan darurat sudah mulai disalurkan kepada korban bencana dan untuk warga yang rumahnya rusak berat diungsikan ke tetangga maupun saudaranya.

Pihaknya mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena bencana bisa terjadi kapan saja, apalagi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Februari ini merupakan puncak dari musim hujan.(beritasatu.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here