Alhamdulilah, Bocah yang Ditemukan di Jalan Dijemput Kedua Orangtuanya

44
0
SHARE

BHARATANEWS.ID I BOGOR – M Haris dan Tati Suhartati akhirnya bisa bernafas lega setelah anak pertama kembali ditemukan.

Sebelumnya, warga Kampung Cikempong RT 2/7, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor menemukan seorang anak tuna wicara sedang seorang diri pada Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.

Haris bersama istrinya pun langsung mendatangi rumah ketua RT 2/7, Undang Darma (52) untuk menjemput putranya.

“Alhamdulillah, semalam sekitar abis isya keluarganya datang menjemput kesini,” kata Undang kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (3/2/2017).

Menurut keterangan keluarganya, kata dia, bocah lelaki tersebut bernama Dana Meidianto yang sudah berusia 13 tahun.

“Orangtuanya datang dan memperlihatkan bukti Kartu Keluarga (KK) untuk membuktikan jika itu adalah putranya,” terangnya.

Dana diketahui hilang dari rumahnya dikawasan Blok Sawo RT 4/3 Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok itu sejak tiga minggu lalu.

“Ternyata keluarganya pun memang sudah mencari dari tiga minggu lalu, Alhamdullillah akhirnya anak itu bisa kumpul lagi bareng keluarganya,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak berusia sekitar 9 tahun ditemukan disekitar Kampung Cikempong RT 2/7, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

Bocah lelaki yang menderita tuna wicara itu pertama kali ditemukan oleh Ajat (34) warga setempat pada Rabu (1/2/2017) sekitar pukul 18.30 WIB.

Oleh Ajat kemudian dilaporkan kepada Undang Darma (52) ketua RT 2/7, Keluarahan Pakansari Cibinong.

Meski tidak bisa diajak berkomunikasi, bocah lelaki berkaos merah itu terlihat sangat aktif.

Menurut Undang, saat ditemukan bocah yang tidak bisa berbicara itu sedang berada disekitar kampungnya sendirian memakai baju kaos waran hitam dan celana pendek hitam.

“Dibawa pulang oleh warga saya, terus disuruh salin pakai baju anaknya,” kata dia saat ditemui TribunnewsBogor di Kantor Kelurahan Pakansari, Cibinong, Kamis (2/2/2017).

Ajat dan Undang pun sudah kebingunangan mencari keluarga bocah lelaki tersebut.

“Saya sudah muter-muter tanya ke tiap RT, tapi engga ada yang kenal. Soalnya anaknya engga bisa bicara makannya sekarang saya laporan ke pak lurah,” tambahnya.(*.tribunnews.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here