Deteksi Penyakit Kronis, BPJS Bogor Launching Mobile Screening

2771
0
SHARE

BHARATANEWS.ID I BOGOR – Untuk memudahkan masyarakat mendeteksi dini gejala penyakit kronis, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan meluncurkan fitur mobile screening pada aplikasi BPJS Kesehatan mobile. Mobile screening tersebut digunakan untuk kemudahan deteksi dini faktor resiko penyakit seperti Diabetes melitus, hipertensi, ginjel kronik dan jantunf koroner.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kota Bogor Mahat Kusumadi mengatakan, mobile screening BPJS Kesehatan sesuai dengan Perpres no 19 untuk pelayanan kesehatan non spesialistik kegiatan pelayanan promotif, preventif dan lainnya. Dengan kegiatan screening kesehatan akan mendapatkan kondisi awal pasien terhadap penyakit kronis.

“Untuk mendeteksi dini kanker dilakukan juga, salah satunya dengan papsmear untuk deteksi kanker rahim. Juga kami melakukan senam sehat ataupun oleh raga lainnya,” ungkapnya pada Rabu (1/2/2017) pagi di Aula PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.

Mahat melanjutkan, pelayanan imunisasi dilakukan untuk langkah preventif terhadap penyakit, karena kbanyakan yang mendaftar ke BPJS Kesehatan saat kondisi sakit atau kondisi sakit parah. Di Indonesia Rp 172 juta 2019 ditargetkan semua penduduk Indonesia masuk BPJS Kesehatan.

“Di Kota Bogor ada 70% lebih penduduk yang mendapat jaminan kesehatan. Manfaat dari screening ini adalah mendeteksi diabetes, hipertensi, ginjal kronik dan jantung koroner. Kami bekerjasama dengan perusahaan daerah untuk melakukan mobil screening ini, sehingga setelah melihat adanya kondisi badan mendapat rekomendasi untuk lemeriksaan di klinik atau rumah sakit terdekat,” tuturnya.

Mahat menjelaskan, ada cara screening dengan smart phone dengan aplikasi yang dipasang, itu dibutuhkan apabila peserta BPJS Kesehatan ada diluar kotanya sehingga aplikasi itu bisa melihat rumah sakit mana yang kerjasama dan informasi BPJS Kesehatan bisa dilihat dari mobile screening sebelum pemeriksaan.

“Karena mencakup riwayat kesehatan maka harus diisi oleh orang yang bersangkutan, registrasi dilakukan sendiri. Nantinya terlihat riwayat penyakit atau kesehatan di aplikasi ini. Harapannya semua pihak bisa memanfaatkan aplikasi ini, akan terlihat pembayaran dengan jumlah biaya pengobatan yang didapatkannya,” bebernya.

Sementara Direktur Umum PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira mengatakan, banyak masyarakat yang membutuhkan BPJS Kesehatan, dengan inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan didukung oleh PDAM Kota Bogor. Semua karyawan di PDAM sudah didaftarakan ke BPJS Kesehatan, kedepan diharapkan ada inovasi lainnya. “Sebagai peserta selama ini kami puas dengan BPJS Kesehatan. Kami sangat merasa terbantu dengan adanya aplikasi ini,” ujarnya.

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat menuturkan, dengan mimpi Kota Bogor sehat dan makmur sehingga masyarakat harus sehat dengan BPJS Kesehatan merupakan jaminan mimpi Pemkot Bogor mewujudkan Kota Bogor yang sehat. “Dengan 5 menit saya dapat mengetahui kondisi kesehatan saya. Jadi untuk periksa kesehatan tidak perlu di Puskesmas dahulu, dengan mobil screening bisa mengetahui kondisi awal badan kita,” ungkapnya.

Ade melanjutkan, semua bisa dipahami.oleh para perwakilan perusahaan, sehingga semua masyarakat harus paham bahwa BPJS Kesehatan bukan hanya untuk pekerja penerima upah tapi untuk masyarakat Indonesia seluruhnya. “Tentang resiko kesehatan yang bisa dideteksi secara dini dengan mobile screening, maka kami sangat mendukung untuk inovasi BPJS Kesehatan ini,” tutupnya. [jek/inilahkoran.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here