SAKIP Kota Bandung Raih Predikat A

62
0
SHARE

BHARATANEWS.ID I BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bangga dengan Kota Bandung dan Kota Sukabumi yang mendapat predikat A dan BB pada SAKIP dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi.  Kota Bandung menjadi satu-satunya kota berpredikat A dari 172 kota dan kabupaten di wilayah regional 1 Jawa, Sumatera dan Banten.

“Menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, bahwa diantara pemerintah daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat, berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, terdapat dua kota yang telah memperoleh capaian yang membanggakan dalam hal SAKIP, yaitu Kota Bandung, meraih predikat ‘A’ dan Kota Sukabumi, dengan meraih predikat ‘BB’.

Untuk itu, Saya secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Walikota Bandung dan Walikota Sukabumi beserta seluruh jajarannya,” ujar Plh Gubernur Jabar Deddy Mizwar di Hotel Grand Panghegar, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu, 25 Januari 2017.

Selanjutnya, kata dia, menjadi harapan bersama ikhtiar yang telah dilaksanakan oleh Kota Bandung dan Kota Sukabumi dapat menjadi inspirasi khususnya bagi pemerintah daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat dan umumnya bagi pemerintah daerah kabupaten/kota se-Indonesia.

“Selanjutnya tidak lupa kepada seluruh Bupati/Walikota se-Jawa Barat, Saya mengajak marilah kita bersama-sama, bersatu padu, saling memotivasi dan saling menginspirasi untuk meningkatkan capaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah masing-masing, dan harus mulai kita targetkan bersama bahwa baik pemerintah daerah Provinsi maupun pemerintah daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat untuk meningkatkan capaian kinerja minimal dengan predikat ‘BB’, sehingga mampu menjadi pemerintah daerah yang memimpin perubahan, berkinerja tinggi dan sangat akuntabel,” ujar dia.

Selebihnya, kata Deddy, pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, demi terwujudnya tujuan tersebut sejak perencanaan perlu memperhatikan aspirasi masyarakat dan dalam pelaksanaannya harus sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen anggaran yang tersedia sehingga diharapkan kegiatan  benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat sebagai salah satu bukti nyata pertanggungjawaban yang legitimate, akuntabel dari pemerintahan kepada masyarakat/publik yang berdaya guna dan berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab serta bebas dari korupsi kolusi dan nepotisme.

Hal tersebut sejalan dengan cita-cita penyelenggaraan pemerintahan yaitu good governance. Untuk terciptanya penyelenggaraan pemerintahan dimaksud berbagai peraturan perundang-undangan telah diterbitkan baik TAP MPR, Undang-Undang dan Inpres serta peraturan lainnya untuk dilaksanakan secara konsekuen oleh para penyelenggara pemerintahan (Birokrat) yang secara teknis operasional dilaksanakan oleh perangkat daerah terkait sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban penyelenggara pemerintahan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. SAKIP merupakan penerapan manajemen kinerja pada sektor publik yang sejalan dan konsisten dengan penerapan reformasi birokrasi, yang berorientasi pada pencapaian outcomes dan upaya untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Sejalan dengan itu, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka meningkatkan capaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah bersama pemerintah daerah kabupaten/kota se Jawa Barat, akan berkomitmen untuk bersinergi dalam perjanjian kinerja; penyusunan dokumen perencanaan yang berorientasi pada hasil (outcome) dan disertai dengan indikator kinerja serta target kinerja yang terukur; sosialisasi / pengaraan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah; Bimbingan Teknis melalui Pendampingan/Asistensi AKIP kepada OPD Wajib dan OPD Pilihan; pembinaan/fasilitasi kepada pemerintah daerah kabupaten/kota; serta mendorong untuk menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintah yang diarahkan untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” tutur dia.*** (pikiran-rakyat.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here