Home Wilayah Bogor Puluhan Pohon di Kota Bogor Hilang Dalam Sebulan

Puluhan Pohon di Kota Bogor Hilang Dalam Sebulan

32
0
SHARE
BHARATANEWS.ID I BOGOR – Tahun 2016, Kota Bogor sebagai kota hujan harus kehilangan ratusan pohon dalam sebulan. Terhitung sekitar 20 pohon harus ditebang dikarenakan kondisinya sudah membahayakan ataupun dikarenakan adanya kondisi alam angin kencang serta curah hujan yang tinggi sehingga membuat posisi pohon menjadi hendak tumbang.
Kasi Pemeliharaan Taman pada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperumkim) Kota Bogor Erwin Gunawan mangatakan, pada tahun 2016 dimulai Januari hingga Desember telah direkap data pohon yang patah dahan, ditebang hingga pohon tumbang. Ada sekitar 223 pohon dengan hitungan satu bulan bisa mencapai 20 pohon yang ditebang di wilayah Kota Bogor khususnya dekat dengan jalan protokoler.
“Sebabnya karena ditebang karena kropos, kering, terkena hama dan sebagainya. Ada juga akar yang busuk karena terpotong pekerjaan utilitas,” ungkap Erwin kepada INILAH, Selasa (24/1/2017) sore.
Ia melanjutkan, dasar penebangan sendiri pihaknya dikarenakan membahayakan masyarakat dan sesuai rekomendasi litbang kehutanan yang juga melihat dahulu kondisi pohon. Setelah dilihat kondisinya tidak memungkinkan untuk tetap dipertahankan, maka segera ditebang.
“Apalagi sudah mengenai kabel PLN ataupun fasilitas publik yang banyak dipakai masyarakat. Penebangan juga tidak dilakukan sembarangan dengan ahli yang bisa menenbang”tambahnya.
Setelah ditebang menurut Erwin, pihaknya melakukan penyulaman yang wajib dilakukan, namun jangka waktu tidak langsung setelah ditebang lalu ditanam. Tetapi ada waktunya untuk mencari pengganti pohon yang pas, kebanyakan pohon yang ditebang ada di jalur hijau dan jarang yang ditebang di dekat fasilitas publik. “Penyulaman tergantung kondisi lahan yang ada dilapangan, biasanya jaraknya 3 sampai 4 meter dari tanaman yang sakit ataupun yang sudah ditebang” terangnya.
Sejauh ini ada juga program KTP pohon yang sudah mendata 328 pohon Sekota Bogor, sementara Sekota Bogor ada belasan ribu pohon. Tahun 2017 akan dilanjutkan pendataan sistem kerjasama dengan litbang kehutanan. Manfaat KTP pohon besar sekali pihaknya juga belum memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan peralatan untuk dekteksi kondisi pohon . “Tenaga ahli belum kami miliki, karena itu masih sistem kerjasama. Tapi kami masih memiliki MoU dengan pihak litabang untuk terus melakukan KTP pohon,” tutupnya. [jek/inilahkoran.com]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here